Logo Header Antaranews Sumsel

Indonesia peringkat dua dunia program pemberian makan di sekolah, capai 49 juta siswa

Senin, 9 Maret 2026 12:35 WIB
Image Print
Siswa menyantap makanan bergizi gratis dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 25 Palembang, Sumatera Selatan. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Jakarta (ANTARA) - Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah penerima manfaat terbesar melalui implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) berdasarkan data World Food Programe (WFP).

Data per 3 Maret 2026 menunjukkan jumlah penerima manfaat Program MBG di Indonesia mencapai 61,2 juta orang, dengan 49 juta orang diantaranya merupakan siswa di sekolah.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN Khairul Hidayati di Jakarta pada Senin mengatakan di tingkat dunia 174,9 juta anak telah menerima program makan di sekolah, yang menunjukkan pemenuhan gizi melalui lingkungan pendidikan telah menjadi agenda penting secara global.

"Secara global, terdapat 174,9 juta anak yang menerima manfaat program makan di sekolah. Indonesia menjadi bagian penting dari upaya tersebut dengan lebih dari 49 juta siswa penerima manfaat di sekolah, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pemenuhan gizi anak," ujar Hida.

Menurutnya, Program MBG di Indonesia tidak hanya bertujuan memastikan ketersediaan makanan bergizi bagi siswa, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

"Dengan jumlah penerima manfaat yang telah mencapai 61,2 juta orang, program ini diharapkan mampu memperkuat kesehatan, konsentrasi belajar, serta mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif," katanya.

Berdasarkan data WFP, saat ini sekitar 174,9 juta anak di seluruh dunia menerima manfaat program makan di sekolah. Jumlah tersebut tersebar di berbagai negara yang menjalankan program makan di sekolah sebagai bagian dari kebijakan peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan anak.

Dari total 174 negara di dunia, lanjutnya, baru 107 negara yang telah menjalankan program makan sekolah sebagai program nasional.

Indonesia berada di peringkat kedua dunia dalam jumlah penerima manfaat makan di sekolah. Posisi pertama ditempati India dengan 118 juta siswa, disusul Indonesia 49 juta siswa, kemudian Brasil 38 juta siswa, China 34 juta siswa, serta Amerika Serikat 30 juta siswa



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026