
Perumda Tirta Musi Palembang luncurkan aplikasi layanan air berbasis digital

Palembang (ANTARA) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Musi Kota Palembang, Sumatera Selatan, membuat aplikasi digital layanan air bersih untuk mempermudah masyarakat dalam menerima layanan.
Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang Teddy Andrian dalam konferensi pers di Palembang, Jumat, mengatakan inovasi ini hadir sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam melakukan transformasi digital serta menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan yang lebih praktis dan efisien.
"Sama seperti instansi PLN yang sudah terbentuk, kami akan menjalankan sistem aplikasi serupa, yang dapat diakses melalui handphone," katanya.
Ia berharap dapat meningkatkan rasio kepuasan pelanggan serta menekan angka kehilangan air akibat kebocoran yang tidak segera terlaporkan.
Ia menambahkan, pihaknya berencana untuk terus mengembangkan fitur-fitur tambahan, termasuk integrasi metode pembayaran elektronik dengan berbagai penyedia jasa keuangan untuk semakin mempermudah transaksi masyarakat.
Ia menjelaskan saat ini cakupan layanan air bersih di Kota Palembang telah mencapai sekitar 85 persen. Meski demikian, masih terdapat sejumlah kawasan yang membutuhkan peningkatan akses layanan.
"Kami upayakan tahun ini melakukan penambahan 15 ribu sambungan pelanggan baru, terutama di kawasan pinggiran seperti Kalidoni, Mata Merah, Merah Mata, serta beberapa wilayah lainnya termasuk Kertapati," katanya.
Ia mengemukakan, untuk mendukung target tersebut, pihaknya tengah melakukan pengembangan jaringan distribusi air bersih melalui investasi pembangunan pipa induk di sejumlah kawasan strategis.
"Pengembangan jaringan masih terus berjalan, termasuk pembangunan pipa induk agar distribusi air bisa menjangkau wilayah yang selama ini belum optimal," ujarnya.
Selain itu, Perumda Tirta Musi juga terus membuka layanan pemasangan sambungan baru bagi masyarakat. Dari total target 15 ribu pelanggan baru, sekitar 10 ribu sambungan difokuskan di wilayah Kalidoni dan Sako.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
