Logo Header Antaranews Sumsel

Bank Sumsel Babel realisasikan program RTLH 2026 di Palembang, bantu MBR miliki hunian layak

Kamis, 7 Mei 2026 23:45 WIB
Image Print
Peluncuran program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026 di Kelurahan 11 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (5/5/2026), yang ditandai dengan penekanan tombol oleh Gubernur Sumsel Herman Deru (kanan) dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa (kiri). (ANTARA/HO/BSB)

Palembang (ANTARA) - Bank Sumsel Babel (BSB) merealisasikan bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026 di Kelurahan 11 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (5/5/2026).

Langkah ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung pemerintah memperkuat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Program tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman.

Salah seorang penerima manfaat, Nurmalinda (42), merasakan langsung dampak perubahan tersebut. Sebagai orang tua tunggal dengan tiga anak, ia bekerja sebagai pengemudi ojek daring untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikan anak-anaknya.

Sebelumnya, kondisi rumah Nurmalinda jauh dari kata layak. Kini, melalui bantuan RTLH dari Bank Sumsel Babel, keluarganya memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman.

"Bagi saya, rumah ini adalah jawaban dari doa anak-anak. Terima kasih Bank Sumsel Babel telah memberikan tempat berteduh yang layak bagi kami untuk memulai hari dengan lebih tenang," ujar Nurmalinda dengan mata berkaca-kaca.

Program RTLH yang dijalankan BSB tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, memberikan rasa aman, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak.

Sejak program ini diintensifkan, Bank Sumsel Babel telah membangun dan memperbaiki hampir 200 unit rumah di wilayah Sumatra Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.

Program tersebut dijalankan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasional.

Direktur Operasional Bank Sumsel Babel Festero Mohammad Papeko mengatakan program RTLH merupakan dukungan nyata BSB terhadap program pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan menekan angka kemiskinan.

"Kami meyakini hunian yang layak merupakan fondasi penting bagi terciptanya keluarga yang sehat, aman, dan produktif. Melalui program ini, Bank Sumsel Babel ingin membantu pemerintah menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata," kata Festero.

Ia menambahkan, bantuan rumah layak huni ini diharapkan menjadi titik awal bagi penerima manfaat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan optimistis menatap masa depan.

Realisasi program RTLH terlaksana melalui sinergi antara Bank Sumsel Babel dengan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota di wilayah Sumatra Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung. Kolaborasi ini bertujuan agar bantuan disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Bank Sumsel Babel, setiap rumah yang diperbaiki bukan sekadar bangunan, melainkan simbol kepedulian dan harapan bagi keluarga. Kehadiran hunian layak diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus mendukung produktivitas ekonomi keluarga.

Melalui program sosial berkelanjutan, Bank Sumsel Babel menegaskan komitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pembangunan daerah, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara luas.(***)



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026