
BPKARSS: LRT Sumsel angkut 283.476 penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026

Palembang (ANTARA) - Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) mencatat angkutan Lintas Raya Terpadu (LRT) Sumsel mengangkut sebanyak 283.476 penumpang selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13–30 Maret.
Kepala BPKARSS Rode Paulus Gagok Pudjiono dalam keterangan pers diterima ANTARA di Palembang, Rabu, mengatakan lonjakan jumlah penumpang terjadi di sejumlah stasiun yang berada di kawasan strategis.
Stasiun Asrama Haji tercatat sebagai titik dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni 53.749 orang. Disusul Stasiun Ampera sebanyak 51.004 penumpang, Stasiun Bumi Sriwijaya 41.398 penumpang, serta Stasiun DJKA yang melayani 29.531 penumpang.
“Lonjakan penumpang selama lebaran sangat terasa, terutama di stasiun yang terintegrasi dengan kawasan aktivitas masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan tingginya okupansi tidak terlepas dari pola perjalanan masyarakat yang didominasi kunjungan ke pusat perbelanjaan, mal, dan destinasi wisata.
Stasiun Ampera, misalnya, menjadi salah satu titik tersibuk karena terhubung dengan kawasan Jembatan Ampera dan pusat kuliner di Kota Palembang.
LRT menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghindari kemacetan, khususnya saat libur Lebaran. Secara keseluruhan, operasional LRT Sumsel selama Angleb 2026 berjalan lancar meskipun sempat menghadapi sejumlah kendala teknis dan nonteknis di lapangan.
Namun, hambatan tersebut tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat karena kesiapsiagaan petugas di stasiun dan tim teknis di depo mampu menjaga jarak antar kereta (headway) tetap optimal.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah memilih LRT Sumsel sebagai moda transportasi selama Lebaran,” kata Rode.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
