Diskominfo Kota Palembang pasang 100 titik CCTV di lokasi strategis

id CCTV di Palembang,Keamanan di Palembang,Diskominfo Palembang

Diskominfo Kota Palembang pasang 100 titik CCTV di lokasi strategis

Suasana di Simpang Lima DPRD Sumsel di Palembang. ANTARA/ M Imam Pramana

Palembang (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palembang, Sumatera Selatan memasang 100 titik CCTV di lokasi-lokasi strategis di seluruh penjuru kota.

Kepala Dinas Kominfo Palembang, Adi Zahri di Palembang, Senin, menjelaskan Pemerintah Kota Palembang semakin serius memperketat pengawasan keamanan dan kebersihan kota.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palembang, CCTV di 100 titik akan segera dipasang di lokasi-lokasi strategis di seluruh penjuru kota.

"Pemasangan CCTV ini bukan sekadar alat pantau biasa. Teknologi ini akan menjadi "mata" pemerintah untuk memantau berbagai permasalahan kota," katanya.

Ia menambahkan kenapa pihaknya perlu berkoordinasi, karena satu CCTV ini punya fungsi ganda.

Selain memantau keamanan juga untuk memantau titik pembuangan sampah liar, titik banjir, hingga arus lalu lintas. Untuk keamanan, pihaknya meminta masukan dari Polresta dan Satpol PP untuk menentukan titik mana yang paling krusial.

Saat ini, Palembang sudah memiliki 41 CCTV, di mana 30 di antaranya sudah bisa diakses secara live oleh masyarakat.

Selain menambah unit baru, sambung Adi, Dinas Kominfo Palembang juga tengah menyiapkan command center. Pusat kendali ini nantinya tidak hanya memantau layar CCTV, tapi juga menjadi pusat pengaduan masyarakat dan integrasi pelayanan kelurahan sesuai arahan Walikota Palembang.

Beberapa titik yang menjadi prioritas usulan Satpol PP meliputi daerah rawan kriminalitas, lokasi balap liar, anak jalanan hingga titik pembuangan sampah sembarangan yang sering viral di media sosial.

"Kawasan yang krusial diantaranya di Kawasan Air Mancur dan Jembatan Ampera, Simpang Talang Kelapa, Macan Lindungan dan Simpang Bandara, Angkatan 45, BKB," ujarnya

Bagi masyarakat yang masih nekat melanggar aturan, ia memperingatkan rekaman CCTV bisa menjadi dasar untuk pemberian sanksi.

"Jika ada pelanggaran yang terpantau, personel kami akan langsung mendatangi lokasi. Kita akan lakukan sidang yustisi dan pelaku akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.