Pemkab Muba kirim 36 pemuda ikuti pendidikan vokasi migas di Cepu

id muba,pemkab muba,cepu,migas

Pemkab Muba kirim 36 pemuda ikuti pendidikan vokasi migas di Cepu

Peserta vokasi migas yang diselenggarakan Pemkab Muba. (ANTARA/HO)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, meluncurkan program unggulan, Program Keluarga Maju (PKM) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

Sebanyak 36 warga Musi Banyuasin telah menerima pembekalan sebelum diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan intensif di bidang minyak dan gas (Migas) di Cepu.

Acara pembekalan ini diadakan di Ruang Rapat Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, Kamis.

Pelatihan vokasi merupakan upaya pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran di Indonesia, hal ini tercantum dalam Dalam peraturan Kementerian Ketenagakerjaan nomor 10 tahun 2021 sebagai upaya Kementerian Ketenagakerjaan dalam mendukung visi misi presiden dan Wakil presiden yang sifatnya mendukung bertujuan mewujudkan tenaga kerja yang kompeten, tangguh, lincah dan berdaya saing dalam hubungan industrial yang kondusif.

Peserta pelatihan terbagi dalam dua jurusan yang sangat dibutuhkan di industri Migas, yakni juru ikat beban (18 peserta), dan operator lantai perawatan sumur (18 peserta).

Asisten I Setda Muba Ardiansyah menekankan pentingnya pelatihan ini bagi masa depan para peserta. Ia menyatakan bahwa program ini adalah "kesempatan emas bagi Generasi Muda Musi Banyuasin untuk menimba ilmu yang nantinya akan membantu meraih mimpi berkarir di industri Migas."



Ia berharap agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

"Jaga nama baik Musi Banyuasin dan tunjukkan disiplin serta semangat belajar yang tinggi. Setelah kembali, kalian akan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi keluarga dan daerah," kata dia.

Sementara itu memberikan motivasi kepada peserta. "Raihlah ilmu sebanyak mungkin dan buatlah keluarga bangga," ujarnya.



Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga memotivasi peserta vokasi migas. (ANTARA/HO)


Ia, menjelaskan bahwa pelatihan ini adalah implementasi nyata dari Program Keluarga Maju (PKM), yang secara khusus mengalokasikan dana besar untuk pendidikan vokasi.

"Pemerintah daerah mengalokasikan biaya per orang senilai Rp36 juta. Ini adalah investasi kami untuk menciptakan tenaga kerja lokal atau SDM Unggul Muba yang kompeten bersertifikasi nasional dan berdaya saing global," tegasnya.

Danang, salah satu peserta dari Kecamatan Sungai Lilin, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba yang telah memberikan kesempatan generasi muda Muba melaksanakan program pelatihan Migas ini secara gratis," kata dia.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.