Wagub Sumsel pastikan bantuan tanggap darurat tersedia hadapi musim pancaroba

id Wagub Sumsel, bantuan, bansos, bantuan bencana, korban, tanggap darurat, tersedia

Wagub Sumsel pastikan bantuan tanggap darurat tersedia hadapi musim pancaroba

Wagub Sumsel Cik Ujang (kiri) dalam suatu acara. ANTARA/Yudi Abdullah

Palembang (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang memastikan bantuan tanggap darurat tersedia cukup di gudang-gudang milik dinas sosial menghadapi bencana musim pancaroba 2025

"Dinas Sosial Sumsel telah menyiapkan ribuan ton beras dan bantuan tanggap darurat lainnya menghadapi bencana yang mungkin terjadi pada musim pancaroba atau peralihan musim kemarau ke musim hujan pada 2025 ini," kata Wagub Cik Ujang di Palembang, Senin.

Dia menjelaskan, selain bantuan tanggap darurat berupa bahan makanan dan sejumlah barang yang dibutuhkan korban bencana, Dinsos juga menyiagakan taruna siaga bencana (Tagana) yang sewaktu-waktu bisa diturunkan ke lokasi bencana,.

"Menghadapi musim pancaroba berpotensi terjadi bencana angin langkisau, banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya, perlu disiapkan bantuan tanggap darurat dan menyiagakan 1.000 Tagana binaan Dinsos untuk memberikan bantuan penyelamatan dan penyaluran bahan makanan, obat-obatan, serta bantuan tanggap darurat lainnya," ujarnya.

Dengan kesiapsiagaan petugas dan bantuan tanggap darurat, diharapkan jika terjadi bencana dan timbul banyak korban, bisa ditanggulangi dan disalurkan bantuan dengan cepat.

Jika terjadi suatu bencana, sukarelawan Tagana langsung diturunkan membawa bantuan dari Dinas Sosial seperti paket sembako, alas tidur, tenda, selimut, paket makanan anak-anak dan paket makanan siap saji.

Dengan bantuan tanggap darurat dan adanya sukarelawan Tagana yang sewaktu-waktu siap diturunkan ke lokasi bencana, diharapkan korban bencana mendapat perhatian dengan baik, serta bisa dicegah timbulnya masalah sosial, harap Wagub Sumsel.





Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.