Dari gaya kocak para personel hingga aransemen rock and roll yang keras, suasana konser terasa hidup dan ramai, membuktikan bahwa The Changcuters masih menjadi salah satu band dengan performa paling enerjetik di panggung festival.
“Ini Sheila On 7 lagi main kan sekarang? Tapi kalian di sini tetap ramai, wah, terima kasih sekali,” kata Tria.
Pada kesempatan itu, pria-pria skinny yang kini sudah berusia kepala empat ini juga sempat membawakan lagu-lagu terbaik mereka pada masanya seperti “Parampampam” dan “I Love U Bibeh”.
Festival musik Pestapora, yang dijadwalkan berlangsung 5-7 September, diwarnai dengan pembatalan penampilan dari sejumlah musisi yang menolak tampil karena alasan keberadaan sponsor yang bertentangan dengan pandangan mereka.
Beberapa musisi, seperti Banda Neira, Hindia, Leipzig, .feast, Rebellion Rose dan Sukatani, memutuskan mundur dari Pestapora karena PT. Freeport menjadi salah satu sponsor festival tersebut. Musisi lainnya seperti Yacko dan Sal Priadi memilih untuk tetap tampil dan menyumbangkan pendapatan mereka dari festival itu kepada organisasi lingkungan hidup.
Pestapora melalui pernyataan resmi mengatakan sudah membatalkan kerja sama dengan Freeport dan meminta maaf atas kejadian tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: The Changcuters buat aspal Pestapora bergetar
