Jakarta (ANTARA) - Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) mengingatkan semua pihak menghindari adanya upaya membenturkan rakyat dengan aparat di tengah perjuangan rakyat yang mulia untuk mengoreksi watak dan perilaku para wakil mereka di parlemen.
Analis Politik Senior dan Direktur Eksekutif LPI Boni Hargens menyesalkan jika ada oknum tidak jelas yang berupaya "mengail di air keruh" dengan membenturkan massa dengan aparat keamanan.
"TNI dan Polri adalah bagian dari rakyat. Mereka bukan musuh rakyat," kata Boni dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Maka dari itu, menurutnya, perlu ada saling paham dan bahu-membahu dalam memperjuangkan kehidupan demokrasi yang lebih baik.
Dia pun mengutuk tindakan oknum atas kematian pengendara ojek daring Affan Kurniawan, di mana Polri sudah menyatakan dengan tegas komitmen untuk memperbaiki kinerja.
Seluruh masyarakat, kata dia, menjadi saksi sejarah bahwa kecelakaan seperti itu tidak boleh lagi terjadi di masa depan.
Sebagaimana ditegaskan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit sebelumnya, sambung dia, Polri yang humanis merupakan Polri yang dikehendaki rakyat, sehingga komitmen itu harus dihargai.
LPI: Hindari upaya membenturkan rakyat dengan aparat
Direktur Eksekutif LPI Boni Hargens (ANTARA/Syaiful Hakim)
