BPBD masih lakukan pemadaman karhutla di Muara Enim, terbakar sejak Sabtu

id Peristiwa karhutla, lahan gambut, pemadaman api, tim satgas, BPBD Muara Enim

BPBD masih lakukan pemadaman karhutla di Muara Enim, terbakar sejak Sabtu

Tim Satgas melakukan pemadaman api karhutla di Desa Suka Jadi, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, Kamis. ANTARA/HO-BPBD Muara Enim

Muara Enim (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) masih melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas enam hektare di Desa Suka Jadi yang terbakar sejak Sabtu (26/7) sekitar pukul 15.10 WIB.

"Hingga hari ke-5 ini tim Satgas masih melakukan pemadaman api karhutla di Desa Suka Jadi, Kecamatan Sungai Rotan," kata Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra di Muara Enim, Kamis.



Dia mengatakan sebelumnya karhutla juga terjadi di Desa Petar Luar, Kecamatan Sungai Rotan, namun api berhasil padam total berkat hujan yang mengguyur tadi malam.

"Untuk karhutla di Desa Petar Luar statusnya saat ini nihil titik api. Sekarang tinggal pemadaman kebakaran lahan di Desa Suka Jadi," katanya.

Untuk memadamkan api, pihaknya menambah jumlah personel sebanyak 73 orang dari BPBD Posko Gelumbang, Koramil 404-01 Gelumbang, Polsek Sungai Rotan, Polsek Gelumbang, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran Muara Enim, masyarakat peduli api dan pemerintah desa setempat.

Satgas gabungan tersebut dibagi menjadi dua tim dimana tim pertama melakukan pemadaman di Desa Petar Luar.

"Tim satunya lagi memadamkan api di Desa Suka Jadi dengan sumber air dari kanal untuk menyiram api," katanya.





Bahkan, kata dia, Satgas Udara masih menggunakan dua unit helikopter water boombing untuk melakukan 74 kali penyiraman.

Untuk pemadaman jalur darat, lanjut dia, pihaknya menerjunkan 16 unit motor pemadam api, lima unit mesin jinjing beserta peralatan, 11 unit mesin nozle, dua unit maxtre, dan delapan pompa gendong.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.