Bulog Sumsel Babel salurkan bantuan pangan beras untuk 544.317 KPM

id Sumsel,Palembang ,Bantuan pangan,Bulog Sumsel Babel

Bulog Sumsel Babel salurkan bantuan pangan beras untuk 544.317 KPM

Arsip Foto - Gudang Bulog Sukamaju milik Perum Bulog Divisi Regional Sumsel dan Babel di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (28/2/2024). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Palembang (ANTARA) - Perum Bulog Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) menyalurkan bantuan pangan beras untuk 544.317 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah tersebut.

Plt Pemimpin Wilayah Bulog Sumsel Babel Rasiwan di Palembang, Selasa, mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan itu kepada 544.317 KPM, dengan rincian untuk wilayah Sumsel 505.094 KPM dan Babel 39.223 KPM

Penerima bantuan itu bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimutakhirkan oleh Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

Jumlah penerima terbanyak berasal dari Palembang yang mencapai 68.876 penerima. Kemudian Banyuasin sebanyak 46.340 penerima, OKI 45.952 penerima, Muara Enim 43.720 penerima, dan Musi Rawas 41.287 penerima.

Lalu Ogan Ilir 37.461 penerima, Muba 35.380 penerima, OKU Timur 34.306 penerima, Lahat 30.289 penerima, OKU Selatan 24.379 penerima, OKU 23.461 penerima, Lubuklinggau 17.668 penerima, Empat Lawang 15.164 penerima, Muratara 12.225 penerima, PALI 10.604 penerima, Prabumulih 10.056 penerima, dan Pagar Alam 7.926 penerima.

Penerima bantuan akan menerima alokasi untuk 2 bulan periode Juni dan Juli 2025. Setiap penerima itu masing-masing mendapatkan 10 kilogram per bulan atau 20 kilogram per 2 bulan.

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dan meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus menjadi upaya pengendalian harga beras karena kecenderungan harganya mulai naik saat ini," katanya.

Menurutnya, kenaikan harga beras di pasaran karena panen di Sumsel mulai berkurang dan membuat pasokan turun. Meski mulai terjadi penurunan serapan, Bulog memastikan ketersediaannya mencukupi.

"Ketersediaan atau stok beras kita ada 180 ribu ton di gudang, sangat cukup untuk memenuhi SPHP dan bantuan pangan ini," jelasnya.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.