Dia menjelaskan berbagai upaya dilakukan pihaknya dalam memberantas penyebaran DBD, mulai dari melaksanakan kegiatan pengasapan atau fogging massal agar nyamuk Aedes aegypti tidak berkembang biak.Dinkes melalui seluruh puskesmas di Kabupaten OKU pun membagikan cairan Abate kepada masyarakat secara gratis untuk membunuh jentik nyamuk di dalam rumah.
Yang tak kalah penting masyarakat kembali diingatkan untuk tetap menerapkan pola 3M yaitu mengubur, menutup, dan menguras bak penampungan air, agar terhindar dari penyakit DBD.
"Pola 3M ini masih menjadi cara yang sangat efektif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari DBD," ujarnya.
Dinas Kesehatan OKU tangani 412 kasus DBD selama 2024
Petugas Dinas Kesehatan OKU melakukan persiapan fogging di daerah rawan DBD. (ANTARA/Edo Purmana)
