Ia mengatakan jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama yaitu hanya berjumlah sebanyak 12.322 kasus ISPA.
Untuk menekan angka penyebarannya, Dinas Kesehatan OKU pun menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari berbagai penyebaran penyakit, termasuk ISPA.
Dia menjelaskan penyakit ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernafasan tepatnya di bagian atas seperti hidung, sinus, faring, dan laring.
Penyakit ini sangat mudah menular dan bisa dialami oleh semua kalangan, khususnya para lansia dan anak-anak apalagi saat musim kemarau karena banyak debu beterbangan yang memicu ISPA mudah menyebar luas.
"Terlebih lagi peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat kasus ISPA semakin tinggi, karena kualitas udara yang dihirup masyarakat menjadi tidak baik," kata dia.
