Pemkab Banyuasin akan optimalkan pengelolaan Kota Pangkalan Balai

id Banyuasin,Diskominfo Banyuasin,Bappeda,kota pangkalan balai

Kepala Bappeda Banyuasin Erwin Ibrahim (Dok.Bappeda Banyuasin)

Pangkalan Balai (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan akan mengoptimalkan perencanaan dan pengelolaan Kota Pangkalan Balai yang menjadi ibu kota kabupaten.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim di Pangkalan Balai, Rabu, mengatakan, perencanaan dan pengelolaan ini akan diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

"Sebenarnya tata kelola dan pola tata ruang Kota Pangkalan Balai sudah ada dalam Peraturan Bupati pada 2008. Tapi dalam waktu dekat akan kami tinjau ulang lagi," kata Erwin.

Erwin menghadiri kegiatan halal bihalal Diskominfo Kabupaten Banyuasin di Rumah Dinas Kadiskominfo Banyuasin, Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin.

Ia mengatakan, Kota Pangkalan Balai memiliki luas 5.000 hektare, mulai dari batas kelurahan Kayuare Kuning dan hingga Kelurahan Sterio yang menjadi pintu keluarnya.
Master plan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Dok.Bappeda Banyuasin)

Sejauh ini data berbentuk tabular di dalam master plan Kota Pangkalan Balai sudah dikonversikan ke dalam bentuk geospasial.

"Master plan ini akan benar-benar selesai dalam beberapa hari ke depan, dan bisa dibuka ke publik," kata dia.

Dengan adanya keterbukaan informasi ke publik ini maka masyarakat dapat mengetahui seperti apa pengelolaan kota ini sehingga dapat berpartisipasi dalam pembangunan.

Salah satunya yang mungkin terjadi yakni penambahan kecamatan, kata dia.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin Aminuddin mengatakan jajaran Diskominfo akan mengoptimalkan penyebaran informasi tersebut ke masyarakat, terutam terkait perencanaan dan pengelolaan Kota Pangkalan Balai ini.

"Mudah-mudahan Kominfo akan lebih baik lagi dalam melayani masyarakat terkait kebutuhan informasi," kata dia.
Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar