Harga jengkol di Baturaja tembus Rp15 ribu/kg

id jengkol,harga jengkol,berita sumsel,berita palembang,pasar loka Baturaja,Petani jengkol

Harga jengkol di Baturaja   tembus Rp15 ribu/kg

Penjual tengah menyusun dagangan jengkol dan petai. (ANTARA News Sumsel/Feny Selly)

Baturaja (ANTARA News Sumsel) - Harga jengkol di tingkat petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan saat ini tembus diangka Rp15 ribu/kilogram naik dari harga sebelumnya untuk satu kilogramnya hanya kisaran Rp5 ribu per Kg.

"Petani jengkol sekarang bisa tersenyum sumringah, sebab harga jualnya saat ini tembus diangka Rp15 ribu/kilogram (kg)," kata salah seorang petani jengkol di Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Dapit di Baturaja, Kamis.

Dia mengatakan, sejak hampir sebulan terakhir harga jengkol di tingkat petani mencapai Rp15 ribu/kg naik dibandingkan sebelumnya hanya kisaran Rp5 ribu/kg.

Menurut dia, naiknya harga diiringi meningkatnya permintaan jengkol di sejumlah pasar lokal di Baturaja maupun untuk dikirim ke beberapa daerah di Pulau Jawa.

"Permintaan di Pasar Baturaja dan Muara Enim saja cukup banyak," katanya.

Dia menuturkan, untuk harga jengkol sudah dikupas sejumlah petani mematok nilai jual ke pengepul sebesar Rp15 ribu/kg, sedangkan yang belum dikupas dihargai Rp6 ribu/kg.

"Diprediksi harga jengkol yang belum dikupas akan terus mengalami kenaikkan jika permintaan pasar semakin tinggi," jelasnya.

Bahkan kata dia, diperkirakan pada Desember 2018 nanti puncak musim jengkol dan hingga sebulan kedepannya harga jengkol mencapai Rp22 ribu/kg.

"Seperti musim panen raya jengkol tahun lalu harganya tembus Rp22 ribu/kg," kata Iwan petani jengkol lainnya menambahkan.

Dia mengatakan, peningkatan harga tersebut sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dari hasil menjual jengkol.

"Kami berharap harga jualnya tetap stabil bahkan terus naik hingga panen raya jengkol berakhir," harapnya.

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.