Kapal ponton dibiarkan tenggelam

id kapal ponton,kapal tenggelam,musirawas

Kondisi kapal ponton penyeberangan milik Pemkab Musi Rawas di Sungai Musi desa Bigin Jugut Musi Rawas, Selasa (21/8) (ANTARA News Sumsel/Marjamin/Erwin Matondang/18)

Musi Rawas (ANTARA News Sumsel) - Kapal ponton  penyebrangan milik pemerintah kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan dibiarkan tengelam di Sungai Musi Desa Bigin Jugut.

"Kapal Ponton milik pemkab Musi Rawas itu sudah sekitar tiga tahun lalu tidak diurus lagi, dan sekarang ini didalamnya sudah penuh lumpur serta banyak kayu," kata seorang warga Desa Bingin Jugut, Yuni.

Dia menceritakan, sebelum tengelam, kapal ponton itu diurus oleh masayarakat sekitar, namun karena tidak ada kontribusi dari pemda setempat akhirnya dibiarkan saja.

"Kalau air naik dan turun masyarakat yang sering membenarkan tali ponton itu, namun karena mungkin tidak mendapat gaji akhirnya dibiarkan saja seperti itu," katanya.

Sebelumnya Ketua BPD Bigin Jugut Bastari mengungkapkan kapal ponton  penyebrangan itu milik Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas yang dahulunya digunakan masyarakat dan perusahaan untuk menyebrang.

"Sekarang ini sudah tidak bisa digunakan lagi karena sudah  tengelam dan sudah banyak alat - alat yang hilang seperti derek dan baling - balingnya," ungkapnya.

Dia juga mengatakan, pemerintah desa sudah berkordinasi dengan pemkab Musi Rawas untuk mengambil aset kapal ponton penyeberangan itu.

"Kapal ponton itu milik pemkab, saya khawatir nanti kapal hancur masyarakat yang disalahkan," tutupnya.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar