Kendaraan angkutan kota Baturaja semakin langka

id angkot, angkutan kota

Kendaraan angkutan kota Baturaja semakin langka

Kendaraan angkutan kota (Foto Antarasumsel.com/14/Feny Selly/Aw)

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Keberadaan kendaraan angkutan kota di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan saat ini semakin langka karena kalah bersaing dengan ojek dan becak motor yang semakin banyak di wilayah itu.

Suwanto (42), salah seorang pemilik angkutan kota (angkot) di Baturaja, Jumat mengaku bahwa telah menjual beberapa unit angkot miliknya, karena pendapatan tidak sebanding dengan biaya operasional.

"Susah sekarang disewakan Rp50 ribu perhari saja supir pikir panjang, kalu dulu sebelum banyak ojek setoran Rp100 ribu banyak sopir yang bersedia," ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini hanya beberapa angkot saja yang masih beroperasi, itupun hanya mengangkut penumpang anak-anak sekolah saja.

"Penumpang sekarang sepi, kami hanya mengangkut anak sekolah saja, kalau penumpang umum sudah jarang naik angkot karena mereka lebih memilih naik ojek atau beca motor (bentor)," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Ogan Komering Ulu (OKU) Firmansyah saat dikonfirmasi secara terpisah membenarkan kalau bisnis angkot saat ini memang sepi sejak ojek dan bentor di Baturaja menjamur.

Dijelaskannya, data beberapa tahun lalu jumlah angkot mencapai 880 unit, namun saat ini yang masih beroperasi kurang dari 30 persen.

"Akibat ada ojek dan bentor, pendapatan sopir angkot menurun drastis, sehingga mereka banyak beralih profesi," ujarnya.

Pewarta :
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.