Magelang (ANTARA Sumsel) - Festival Film Pelajar Indonesia (FFPI) 2012 akan memutar 15 karya hasil seleksi atas 154 karya yang masuk ke panitia sebagai bagian dari ruang belajar bersama proses pembuatan film.
"Pada FFPI III/2012 akan memutar 15 karya yang lolos seleksi dari 154 karya yang masuk ke panitia. Selain itu, juga memutar puluhan karya-karya pelajar dan mahasiswa yang telah terpilih," kata Ketua Seksi Hubungan Masyarakat FFPI III/2012 Oni Wahyu Pahlevi melalui siaran pers yang diterima di Magelang, Jumat.
Festival itu akan berlangsung di Gedung ArtCinema FFTV Institut Kesenian Jakarta, Kompleks Taman Ismail Marzuki Jakarta, 23--24 Juni 2012.
Ia mengemukakan perlunya festival itu dirayakan terutama oleh komunitas film pelajar di Indonesia.
"Sebagai ajang berbagi dan silaturahmi," katanya.
Puncak FFPI 2012 ditandai pengumuman dan pemberian penghargaan kepada sutradara terbaik berupa beasiswa pendidikan seni film di FFTV IKJ dengan jenjang strata satu (S-1).
Ia mengatakan bahwa festival itu telah berlangsung tiga tahun berturut-turut dan didedikasikan kepada komunitas film pelajar Indonesia, khususnya mereka yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas dan sederajat.
Festival itu, kata dia, sebagai satu panggung ekspresi pelajar yang berminat dan berbakat di bidang seni film.
Ia mengatakan bahwa FFPI 2010 terdiri atas 169 karya, sedangkan pada tahun 2011 sebanyak 153 karya.
"FFPI telah mendapatkan tempat khusus di hati komunitas film pelajar di Indonesia. Panitia penyelenggara memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta atas partisipasi yang luar biasa ini, dan khususnya tim produksi dari berbagai sekolah di Indonesia yang pada FFPI 2012 ini mengirimkan 154 karya," katanya.
Dewan juri FFPI 2012 terdiri atas Wagiono Soenarto (Rektor Institut Kesenian Jakarta), Gotot Prakosa (Dekan FFTV IKJ), Ki Hartanto (praktisi dan dosen FFTV IKJ), Subagjo Budisantoso(dosen FFTV IKJ), Bambang Supriadi (praktisi dan dosen FFTV IKJ), serta Bintang B. Doeana (dosen FFTV IKJ).
Kategori karya meliputi fiksi, fiksi animasi, dokumenter, iklan layanan masyarakat, dan video musik. (ANT)
