Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan sebanyak 5.000 dosis vaksin dengue gratis bagi anak-anak di Kota Palembang sebagai upaya menekan angka kesakitan akibat demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Trisnawarman di Palembang, Senin, mengatakan program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Kementerian Kesehatan, dan Takeda, sekaligus menjadi bagian dari penelitian serta proyek percontohan pemberian vaksin dengue di Indonesia.

“Palembang terpilih sebagai salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang menjadi lokasi penelitian vaksin dengue. Pada tahap awal ini disiapkan 5.000 dosis vaksin yang diberikan secara gratis kepada anak-anak,” katanya.

Ia menjelaskan, sasaran utama vaksinasi adalah anak usia sekolah, khususnya rentang 6 hingga 12 tahun, yang dinilai paling rentan terpapar nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD.

Aktivitas anak yang tinggi di lingkungan sekolah berpotensi meningkatkan risiko penularan DBD, terutama jika kebersihan lingkungan tidak terjaga dengan baik.

“Anak-anak usia sekolah memiliki daya tahan tubuh yang masih rentan dan sering berinteraksi dengan lingkungan. Sekolah juga bisa menjadi salah satu titik penularan jika banyak nyamuk,” jelasnya.

Vaksin dengue produksi Takeda tersebut memiliki tingkat efektivitas sekitar 80 persen dalam mencegah keparahan penyakit dan risiko kematian akibat infeksi virus dengue. Mekanisme kerja vaksin ini tidak sepenuhnya mencegah infeksi, namun mampu menekan gejala berat.

“Jika anak yang sudah divaksin tetap terinfeksi, gejalanya cenderung ringan dan tidak berkembang menjadi DBD berat,” ujarnya.

Peluncuran resmi program vaksin dengue gratis ini direncanakan akan dilakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan pada periode sebelum bulan puasa mendatang.

Meski demikian, Dinas Kesehatan Sumsel mengingatkan masyarakat agar tetap menjalankan upaya pencegahan DBD melalui gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur.

“Upaya pemberantasan sarang nyamuk harus tetap berjalan. Vaksin ini menjadi perlindungan tambahan yang sangat penting bagi anak-anak,” kata Trisnawarman.