
Dinkes Sumsel pastikan menu jamaah haji aman dikonsumsi

Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Dinkes Sumsel) memastikan makanan yang disajikan selama penerbangan jamaah haji dalam kondisi aman dan layak konsumsi guna menjaga kesehatan mereka selama perjalanan menuju dan kembali dari Tanah Suci.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman di Palembang, Senin, mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya bersama Balai Karantina Kesehatan Kelas I Palembang melakukan uji kelayakan makanan yang disiapkan katering maskapai Saudi Arabia Airlines.
"Kami telah melakukan pengecekan menu makanan untuk memastikan layak konsumsi dan aman bagi jamaah selama penerbangan," katanya.
Ia menjelaskan sejumlah menu yang diuji meliputi hidangan utama seperti nasi putih dengan lauk daging dan sayuran, aneka olahan ikan, capcay, serta roti dan kudapan.
Dari hasil pengujian terdapat beberapa catatan, terutama makanan yang terlalu pedas dan asam dinilai kurang sesuai bagi jamaah haji selama penerbangan.
Salah satu menu yang menjadi perhatian ialah rendang karena berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan.
"Rendang tidak direkomendasikan karena berisiko menyebabkan gangguan perut. Jika jamaah terlalu sering ke toilet, itu dapat mengganggu kenyamanan selama penerbangan," jelasnya.
Sebagai pengganti, menu rendang direkomendasikan diganti dengan olahan ayam atau ikan yang lebih ringan dan mudah dicerna.
Selain itu, jamaah juga tidak dianjurkan mengonsumsi minuman bersoda maupun kopi. Pihak kesehatan menyarankan jamaah memilih air putih, teh, atau susu selama perjalanan.
Dalam satu kali penerbangan, setiap jamaah akan memperoleh dua kali makanan utama dan dua kali makanan ringan.
Rekomendasi hasil uji makanan tersebut telah disampaikan kepada pihak katering maskapai sebagai bahan evaluasi sebelum menu disajikan kepada jamaah.
Selain kesiapan konsumsi, Dinkes Sumsel juga mengingatkan calon jamaah untuk menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan dengan memperhatikan pola makan, istirahat cukup, serta membatasi aktivitas berlebihan.
Trisnawarman menambahkan proses vaksinasi jamaah haji asal Palembang hampir rampung, sedangkan jamaah di daerah lain yang belum divaksin masih terus dijangkau tim kesehatan.
"Dalam pekan ini ditargetkan seluruh vaksinasi, baik polio, meningitis, maupun COVID-19 selesai," kata dia.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
