Logo Header Antaranews Sumsel

181 kasus HIV/AIDS ditemukan di Sumsel selama Januari-Februari 2026

Selasa, 14 April 2026 18:49 WIB
Image Print
Ilustrasi HIV/AIDS. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/hp

Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat temuan sebanyak 181 kasus baru HIV/AIDS di wilayah tersebut sepanjang periode Januari hingga Februari 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel Ira Primadesa Ogatiyah di Palembang, Selasa, menyebut temuan tersebut terdiri atas 139 kasus HIV dan 42 kasus AIDS.

"Berdasarkan sebaran wilayah, Kota Palembang menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi yakni 85 kasus, terdiri atas 64 kasus HIV dan 21 kasus AIDS," katanya.

Selain Palembang, kasus baru juga terdeteksi di sejumlah wilayah lainnya, antara lain Kota Lubuk Linggau sebanyak 10 kasus, lalu Kabupaten OKU, OKI, Muara Enim, Musi Banyuasin, dan OKU Timur masing-masing lima kasus, serta Kabupaten Ogan Ilir dengan empat kasus.

Selanjutnya, Kabupaten Banyuasin dan Musi Rawas tercatat masing-masing tiga kasus, Kabupaten Lahat dua kasus, Kota Pagar Alam dua kasus, serta Kabupaten Empat Lawang dan Penukal Abab Lematang Ilir masing-masing satu kasus.

Sementara itu, di Kabupaten OKU Selatan dan Musi Rawas Utara dilaporkan belum ditemukan kasus baru pada periode ini.

Menurut dia, perilaku seksual berisiko masih menjadi faktor utama pemicu penularan HIV/AIDS di Sumatera Selatan.

Dalam menanggulangi kasus HIV, Dinkes Sumsel telah melakukan beberapa upaya, di antaranya melakukan program perluasan layanan klinik untuk tes dan pengobatan HIV, serta kegiatan mobile klinik untuk menjangkau kelompok populasi kunci yang sulit dijangkau untuk dilakukan skrining HIV/AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual.

Lalu, melakukan kerja sama lintas sektor dengan instansi terkait untuk penanggulangan HIV/AIDS, kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) penjangkau populasi kunci dan pendamping ODHIC.

Kemudian, mengedukasi dan sosialisasi HIV/AIDS kepada masyarakat dan anak sekolahan bekerja sama dengan puskesmas-puskesmas, serta mendistribusikan logistik berupa reagen dan obat untuk program HIV.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026