Logo Header Antaranews Sumsel

Kejari Palembang pulihkan keuangan daerah Rp8,9 miliar

Jumat, 5 Juni 2026 18:55 WIB
Image Print
Konfrensi pers pengembalian uang negara dipimipin oleh Kejari Palembang M Ali Akbar (kanan) dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa (tengah kiri) di Palembang, Kamis (4/6/2026). ANTARA/M Imam Pramana

Palembang (ANTARA) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Sumatera Selatan, memulihkan keuangan daerah Pemerintah Kota Palembang dengan total nilai mencapai Rp8.927.383.31.

Dana pemulihan tersebut diserahkan secara resmi oleh Kepala Kejari Palembang M Ali Akbar, kepada Wali Kota Palembang Ratu Dewa, dalam konfrensi pers di Palembang, Kamis (4/6).

Kepala Kejari Palembang M Ali Akbar menjelaskan bahwa total dana yang dikembalikan kepada pemerintah daerah tersebut bersumber dari dua bidang penanganan perkara, yakni Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) dan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

"Kontribusi terbesar berasal dari Seksi Tindak Pidana Khusus dengan total pengembalian sebesar Rp6.293.689.326," ujar Ali Akbar.

Lebih rinci, Ali Akbar memaparkan bahwa capaian dari Seksi Pidsus terdiri atas pengembalian dalam tahap penyelidikan sebesar Rp5.543.689.326.

Selain itu, Seksi Pidsus juga berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp750 juta dari perkara yang telah memasuki tahap penuntutan melalui proses penegakan hukum yang berjalan di Kejari Palembang. Sementara itu, sisa perolehan dana berasal dari Seksi Datun yang berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp2.633.693.984.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, menyampaikan apresiasi tinggi dan penghargaan kepada jajaran Kejari Palembang atas kinerja optimal tersebut.

Menurut Ratu Dewa, keberhasilan memulihkan uang negara hingga hampir Rp9 miliar ini bukan sekadar simbol kesuksesan penegakan hukum, melainkan juga cerminan kuatnya komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta patuh pada ketentuan perundang-undangan.

"Bersyukur atas hal ini, akan kami alokasikan untuk program menyentuh masyarakat, mulai dari kesehatan, dan sosial lainnya," kata Dewa.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026