BPN OKU Timur bagikan 491 sertifikat Program TORA
Kamis, 5 September 2024 10:30 WIB
BPN serahkan sertifikat tanah Program TORA kepada masyarakat OKU Timur. (ANTARA/HO/Diskominfo OKU Timur)
Martapura (ANTARA) - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan membagikan sebanyak 491 persil sertifikat tanah program redistribusi tanah objek reforma agraria (TORA) tahun 2024 kepada masyarakat di wilayah itu.
"Ada sebanyak 491 persil sertifikat yang kami bagikan kepada warga OKU Timur secara gratis," kata Kepala Kantor BPN OKU Timur Novi Ariana di Martapura, Kamis.
Dia menjelaskan, TORA adalah program redistribusi tanah yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat di seluruh Indonesia dengan memberikan legalitas akses perhutanan sosial kepada warga kurang mampu.
Program ini ditujukan untuk memberikan kepastian hukum atas penguasaan tanah oleh masyarakat di dalam kawasan hutan guna dijadikan lahan pertanian ataupun perkebunan.
"TORA adalah program dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat di Indonesia," jelasnya.
Untuk Kabupaten OKU Timur sendiri, kata dia, pada tahun ini mendapat Surat Keputusan (SK) pelepasan hak kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sebanyak 500 bidang tanah.
500 bidang tanah tersebut tersebar di Desa Mendah, Kabupaten OKU Timur untuk dilakukan invetarisasi subjek dan objek hingga dapat terealisasi sebanyak 491 bidang yang sudah disertifikatkan.
"Alhamdulillah semuanya sudah disertifikatkan dan dibagikan kepada seluruh masyarakat yang berhak menerima," tegasnya.
Sementara, Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah mengapresiasi atas kinerja jajaran BPN yang telah memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menerbitkan sertifikat tanah secara gratis.
Bupati berharap lahan yang diberikan ini dapat dikelola dengan baik sehingga bisa menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat di wilayah itu.
"Manfaatkanlah lahan yang diberikan ini dengan sebaik-baiknya sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di OKU Timur," ujarnya.
"Ada sebanyak 491 persil sertifikat yang kami bagikan kepada warga OKU Timur secara gratis," kata Kepala Kantor BPN OKU Timur Novi Ariana di Martapura, Kamis.
Dia menjelaskan, TORA adalah program redistribusi tanah yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat di seluruh Indonesia dengan memberikan legalitas akses perhutanan sosial kepada warga kurang mampu.
Program ini ditujukan untuk memberikan kepastian hukum atas penguasaan tanah oleh masyarakat di dalam kawasan hutan guna dijadikan lahan pertanian ataupun perkebunan.
"TORA adalah program dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat di Indonesia," jelasnya.
Untuk Kabupaten OKU Timur sendiri, kata dia, pada tahun ini mendapat Surat Keputusan (SK) pelepasan hak kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sebanyak 500 bidang tanah.
500 bidang tanah tersebut tersebar di Desa Mendah, Kabupaten OKU Timur untuk dilakukan invetarisasi subjek dan objek hingga dapat terealisasi sebanyak 491 bidang yang sudah disertifikatkan.
"Alhamdulillah semuanya sudah disertifikatkan dan dibagikan kepada seluruh masyarakat yang berhak menerima," tegasnya.
Sementara, Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah mengapresiasi atas kinerja jajaran BPN yang telah memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menerbitkan sertifikat tanah secara gratis.
Bupati berharap lahan yang diberikan ini dapat dikelola dengan baik sehingga bisa menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat di wilayah itu.
"Manfaatkanlah lahan yang diberikan ini dengan sebaik-baiknya sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di OKU Timur," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPN OKU sosialisasi manfaat Program PTSL bagi perlindungan tanah milik
27 November 2024 13:22 WIB, 2024
Kejari OKU menetapkan mantan Kades Batuwinangun tersangka kasus korupsi
13 December 2023 16:22 WIB, 2023
Warga Bali terima sertifikat tanah elektronik pertama dari Presiden
04 December 2023 15:53 WIB, 2023
Kementerian ATR/BPN serahkan sertifikat tanah Program PTSL dari rumah ke rumah di Sumsel
12 April 2023 16:52 WIB, 2023
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Empat penerbangan di Bandara SMB II Palembang alami keterlambatan dampak kabut asap
01 October 2026 19:14 WIB
Petugas gunakan menara api setinggi 32 meter pantau karhutla 24 jam di Musi Banyuasin
30 September 2026 19:38 WIB
Kabupaten OKI optimalkan Rp20 miliar Banpres untuk perkuat penanganan karhutla
30 September 2026 12:54 WIB