Korem Gapo perkenalkan bios 44 ke petani
Rabu, 26 Juli 2017 10:18 WIB
Ilustrasi. (Antarasumsel.com/Feny Selly/Ag/17) ()
Palembang (Antarasumsel.com) - Korem 044/Garuda Dempo memperkenalkan Bios 44 kepada petani karet di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan karena cairan tersebut bermanfaat bagi pertanian.
Bios 44 berupa cairan penyubur lahan kering seperti gambut sehingga perlu dimanfaatkan petani, kata Danrem Garuda Dempo (Gapo) Kol Inf Kunto Arief Wibowo melalui Kasiter Letkol Inf Feridian Prabawa saat pertemuan dengan perhimpunan petani karet di Makorem 044 Garuda Dempo, Palembang, Rabu.
Lebih lanjut dia mengatakan, sosialisasi Bios 44 telah dilakukan sejak tahun lalu khususnya dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Namun, menurut dia lagi, cairan tersebut penggunaannya berkembang pada sektor perikanan dan pertanian yang sudah menerima sosialisasi hampir di seluruh wilayah Sumsel dan sekarang pada petani karet.
Apalagi perkebunan karet merupakan sektor usaha yang dapat diandalkan dibanding perkebunan hortikultura, ujar dia.
Selain mendapatkan hasil dari panen getah karet, kayu pohon karet yang sudah tidak produktif dapat digunakan sebagai bahan baku mebel.
Selain memberikan penghasilan secara ekonomi, menurutnya, karet merupakan tanaman pelestari lingkungan yang mampu mengikat molekul CO2 (karbondioksida) yang penting dalam kehidupan, ujar dia lagi.
Karena itu, pihaknya memberikan bantuan kepada petani termasuk petani karet agar lahannya semakin subur.
Selain itu, bantuan tersebut untuk lebih mengakrabkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, ujar dia.
Perwakilan petani karet Agustina dalam pertemuan itu mengatakan, Bios 44 sebagai pupuk alternatif dalam meningkatkan produksi karet.
Pihaknya berterima kasih karena bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan petani.***3***
Budisantoso Budiman
(T.U005)
(T.U005/B/B014/B014) 26-07-2017 09:15:08
Bios 44 berupa cairan penyubur lahan kering seperti gambut sehingga perlu dimanfaatkan petani, kata Danrem Garuda Dempo (Gapo) Kol Inf Kunto Arief Wibowo melalui Kasiter Letkol Inf Feridian Prabawa saat pertemuan dengan perhimpunan petani karet di Makorem 044 Garuda Dempo, Palembang, Rabu.
Lebih lanjut dia mengatakan, sosialisasi Bios 44 telah dilakukan sejak tahun lalu khususnya dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Namun, menurut dia lagi, cairan tersebut penggunaannya berkembang pada sektor perikanan dan pertanian yang sudah menerima sosialisasi hampir di seluruh wilayah Sumsel dan sekarang pada petani karet.
Apalagi perkebunan karet merupakan sektor usaha yang dapat diandalkan dibanding perkebunan hortikultura, ujar dia.
Selain mendapatkan hasil dari panen getah karet, kayu pohon karet yang sudah tidak produktif dapat digunakan sebagai bahan baku mebel.
Selain memberikan penghasilan secara ekonomi, menurutnya, karet merupakan tanaman pelestari lingkungan yang mampu mengikat molekul CO2 (karbondioksida) yang penting dalam kehidupan, ujar dia lagi.
Karena itu, pihaknya memberikan bantuan kepada petani termasuk petani karet agar lahannya semakin subur.
Selain itu, bantuan tersebut untuk lebih mengakrabkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, ujar dia.
Perwakilan petani karet Agustina dalam pertemuan itu mengatakan, Bios 44 sebagai pupuk alternatif dalam meningkatkan produksi karet.
Pihaknya berterima kasih karena bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan petani.***3***
Budisantoso Budiman
(T.U005)
(T.U005/B/B014/B014) 26-07-2017 09:15:08
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPKARSS pastikan layanan LRT tak terganggu imbas kecelakaan di stasiun
07 September 2025 21:12 WIB, 2025
Personel Korem Garuda Dempo kawal penerapan protokol kesehatan di mal Palembang
17 June 2020 15:14 WIB, 2020
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Petugas gunakan menara api setinggi 32 meter pantau karhutla 24 jam di Musi Banyuasin
30 September 2026 19:38 WIB
Kabupaten OKI optimalkan Rp20 miliar Banpres untuk perkuat penanganan karhutla
30 September 2026 12:54 WIB