Kajati Sumsel rotasi enam pejabat teras
Selasa, 21 Juni 2016 10:52 WIB
Kajati Sumsel Susdiyanto Agus Praptono saat tiba di Palembang, Selasa (7/6), disambut Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo. (IST)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan yang baru, Agus Susdiyanto merotasi enam pejabat teras di lingkungan Kejati untuk penyegaran dalam upaya meningkatkan kinerja.
Keenam pejabat yang dirotasi itu dilantik secara resmi di Gedung Kejati Sumsel, di Palembang, Senin oleh Agus Susdiyanto.
Keenam pejabat baru itu, Samsuri (Asisten Pengawasan) menggantikan Yudhy Sutoto (jabatan baru sebagai Koordinator pada Jamintel Kejagung RI), Zulkifli (Asisten Persata dan Tata Usaha Negara) menggantikan Idham Pandhu Lubis (Jaksa Fungsional pada Jamwas Kejagung RI).
Kemudian Edi Irsan Kurniawan (Kabag TU) menggantikan Novika Muzairah Rauf (Kabag TU pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Kejagung RI).
Selain itu, ada juga pelantikan dua pejabat Kepala Kejaksaan Negeri di lingkungan Kejati Sumsel, yakni Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, Jaya Putra menggantikan Patris Yusrian yang akan menduduki jabatan baru sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejati Bangka Belitung, dan Muhammad Husen Atmadja menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih menggantikan Mahmudi yang akan menduduki jabatan baru sebagai Kajari Magetan.
Menurut Susdiyanto, mutasi ini merupakan hal yang biasa sehingga mengharapkan bagi mereka yang baru bisa beradaptasi dengan cepat.
Untuk itu, ia meminta pejabat-pejabat baru ini tidak berlarut-larut dalam menangani kasus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi Kejaksaan.
"Jangan sampai kasus yang lama jalan di tempat," kata dia.
Selain itu, Agus juga meresmikan perubahan nama delapan Kejaksaan Negeri (Kejari) di wilayah Sumsel.
Jika sebelumnya yang dipakai nama ibukota, maka dipakai kini ialah nama kabupatennya, seperti Kejari Kayu Agung menjadi Kejari OKI, Kejari Baturaja menjadi Kejari OKU, Kejari Pangkalan Balai menjadi Kejari Banyuasin, Kejari Sekayu menjadi Kejari Musi Banyuasin.
Kemudian, Kejari Martapura menjadi Kejari OKU Timur, Kejari Tebing Tinggi menjadi Kejari Empat Lawang, Cabjari Pendopo menjadi Kejari Penukal Abab Lematang Ilir, dan Cabjari Baturaja di Muara Dua menjadi Cabjari Ogan Komering Ulu di Muara Dua.
"Perubahan ini sesuai dengan perintah Kajagung RI," kata Agus.
Keenam pejabat yang dirotasi itu dilantik secara resmi di Gedung Kejati Sumsel, di Palembang, Senin oleh Agus Susdiyanto.
Keenam pejabat baru itu, Samsuri (Asisten Pengawasan) menggantikan Yudhy Sutoto (jabatan baru sebagai Koordinator pada Jamintel Kejagung RI), Zulkifli (Asisten Persata dan Tata Usaha Negara) menggantikan Idham Pandhu Lubis (Jaksa Fungsional pada Jamwas Kejagung RI).
Kemudian Edi Irsan Kurniawan (Kabag TU) menggantikan Novika Muzairah Rauf (Kabag TU pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Kejagung RI).
Selain itu, ada juga pelantikan dua pejabat Kepala Kejaksaan Negeri di lingkungan Kejati Sumsel, yakni Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, Jaya Putra menggantikan Patris Yusrian yang akan menduduki jabatan baru sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejati Bangka Belitung, dan Muhammad Husen Atmadja menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih menggantikan Mahmudi yang akan menduduki jabatan baru sebagai Kajari Magetan.
Menurut Susdiyanto, mutasi ini merupakan hal yang biasa sehingga mengharapkan bagi mereka yang baru bisa beradaptasi dengan cepat.
Untuk itu, ia meminta pejabat-pejabat baru ini tidak berlarut-larut dalam menangani kasus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi Kejaksaan.
"Jangan sampai kasus yang lama jalan di tempat," kata dia.
Selain itu, Agus juga meresmikan perubahan nama delapan Kejaksaan Negeri (Kejari) di wilayah Sumsel.
Jika sebelumnya yang dipakai nama ibukota, maka dipakai kini ialah nama kabupatennya, seperti Kejari Kayu Agung menjadi Kejari OKI, Kejari Baturaja menjadi Kejari OKU, Kejari Pangkalan Balai menjadi Kejari Banyuasin, Kejari Sekayu menjadi Kejari Musi Banyuasin.
Kemudian, Kejari Martapura menjadi Kejari OKU Timur, Kejari Tebing Tinggi menjadi Kejari Empat Lawang, Cabjari Pendopo menjadi Kejari Penukal Abab Lematang Ilir, dan Cabjari Baturaja di Muara Dua menjadi Cabjari Ogan Komering Ulu di Muara Dua.
"Perubahan ini sesuai dengan perintah Kajagung RI," kata Agus.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB
Pusri dan Kejati Sumsel perkuat sinergi urusan Perdata dan Tata Usaha Negara
12 February 2026 11:44 WIB