Jakarta (ANTARA) — PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025, yang menjadi periode awal penerapan standar akuntansi terbaru PSAK 117.

Berdasarkan laporan keuangan audited per 31 Desember 2025, hasil jasa asuransi Perseroan tercatat sebesar Rp192,2 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp8,9 miliar. Sementara itu, hasil investasi mencapai Rp254,4 miliar atau tumbuh 57 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp161,2 miliar. Tugure juga membukukan laba bersih sebesar Rp110 miliar.

Direktur Keuangan Tugure, Dradjat Irwansyah, mengatakan implementasi PSAK 117 memberikan perspektif yang lebih komprehensif terhadap kinerja perusahaan. “Penerapan PSAK 117 mewajibkan kami menyajikan kinerja jasa asuransi secara transparan dan mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan standar tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat kualitas laporan keuangan serta mendukung pengambilan keputusan ke depan.

Kinerja positif ini mencerminkan penguatan fundamental bisnis Perseroan yang didukung oleh disiplin underwriting serta pengelolaan portofolio yang lebih selektif.

Memasuki 2026, Tugure memandang prospek industri reasuransi tetap positif meskipun diwarnai dinamika pasar yang semakin kompetitif seiring mulai terjadinya fase softening market. Dalam kondisi tersebut, Perseroan mengedepankan strategi pertumbuhan yang selektif dan berkelanjutan.

Dari sisi permodalan, ekuitas Tugure telah mencapai Rp1,5 triliun dan telah memenuhi ketentuan modal minimum industri reasuransi tahun 2026 sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan.

Ke depan, Perseroan menargetkan peningkatan kapasitas permodalan dengan mencapai KPPE 2 pada 2028, serta optimistis ekuitas dapat tumbuh secara organik hingga mencapai Rp2 triliun.

Di tengah dinamika global, termasuk volatilitas ekonomi dan ketegangan geopolitik, Tugure akan terus mengedepankan pengelolaan risiko yang prudent. Perseroan juga berfokus pada penguatan kualitas underwriting, optimalisasi portofolio, serta peningkatan kolaborasi dengan mitra domestik, sembari membuka peluang ekspansi secara selektif di pasar domestik dan regional.

Pewarta :
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2026