Palembang (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim mengatakan bahwa para camat sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat dalam menjalankan program pemerintah.
“Kita harus hilangkan ego sektoral. Semua kegiatan harus dilaksanakan dengan kolaborasi dan kerja tim yang solid. Saya minta camat harus tahu kondisi riil di wilayahnya masing-masing," katanya di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa.
Ia meminta para camat memahami kebijakan wali kota agar aspirasi warga segera terakomodasi.
Apalagi, katanya, camat ujung tombak sekaligus wajah pemerintah di masyarakat.
Dia menambahkan sejumlah program yang menjadi perhatian, antara lain, administrasi kependudukan (adminduk), mempercepat koordinasi antara Disdukcapil dengan kecamatan.
“Kemudian, penanganan cepat terhadap kerusakan jalan di wilayah permukiman. Selain itu, memastikan program Palembang Sehat dan Palembang Cerdas menyentuh masyarakat bawah,” ujarnya.
Ia berharap, awal tahun ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih keras.
“Dengan komunikasi dua arah yang intens, diharapkan program pemerintah tidak hanya sekadar berjalan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Palembang,” katanya.
Pemkot Palembang memperkuat kualitas layanan publik kepada masyarakat melalui penerapan tertib administrasi di seluruh perangkat daerah, sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan tertib administrasi menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Administrasi yang rapi, terintegrasi, dan sesuai aturan dinilai mampu meminimalkan kesalahan, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Tertib administrasi bukan hanya soal kelengkapan dokumen, tetapi juga mencerminkan profesionalisme dan tanggung jawab aparatur dalam melayani masyarakat,” katanya.
Sekda Palembang: Para camat ujung tombak pelayan masyarakat
Sekda Palembang Aprizal Hasyim di hadapan Wali Kota Palembang Ratu Dewa (kiri) dan Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam. ANTARA/M Imam Pramana
