Hindari Virus Nipah, warga diminta tidak konsumsi buah yang terbuka

id Pemprov dki,virus nipah,dinkes jakarta

Hindari Virus Nipah, warga diminta tidak konsumsi buah yang terbuka

Ilustrasi - Kelelawar (Chiroptera) merupakan satwa pemakan buah. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra.

Selain itu, penularan juga bisa terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita.

“Penularan terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita,” papar Ani.

Gejala awal Virus Nipah, sambung dia, meliputi demam, sakit kepala, dan nyeri otot.

Jika tidak segera ditangani, maka kondisi tersebut dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan hingga radang otak atau ensefalitis.

Ani pun mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan.

Masyarakat diimbau agar segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan yang mengarah pada gejala Virus Nipah.

“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala setelah kontak berisiko,” imbau Ani.







Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hindari Virus Nipah, warga diminta tidak konsumsi buah yang terbuka

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.