Palembang, Sumsel (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Selatan menargetkan penerimaan pajak daerah pada 2026 ini mencapai Rp4,07 triliun.
"Penerimaan pajak daerah yang ditargetkan pada 2026 ini meningkat Rp237 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang Rp3,83 triliun," kata Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan di Palembang, Rabu.
Dia menjelaskan peningkatan target tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.
"Target tersebut optimistis bisa dicapai karena sejalan dengan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Sumsel pada 2025," ujarnya.
Menurut dia, penerimaan pajak daerah tersebut masih mengandalkan sektor kendaraan bermotor yang menjadi kontributor utama PAD.
Target pajak kendaraan bermotor (PKB) pada 2026 ini ditetapkan Rp875,04 miliar meningkat dari tahun sebelumnya Rp771,44 miliar.
Kemudian, penerimaan dari bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) pada tahun ini ditarget Rp835,43 miliar.
Untuk pajak bahan bakar kendaraan Bermotor (PBBKB) ditargetkan Rp1,54 triliun.
Selain itu, penerimaan pajak daerah pada 2026 ini juga diharapkan dari pajak alat berat (PAB) dengan target Rp6,3 miliar, pajak air permukaan (PAP) Rp34,31 miliar, dan pajak rokok ditargetkan Rp744,77 miliar.
Selain itu, dari opsen mineral bukan logam dan batuan (MBLB) ditargetkan Rp29,27 miliar, kata Rizwan.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan bahwa penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan dan BBNKB penyumbang terbesar PAD 2025.
Realisasi PAD 2025 mencapai Rp3,92 triliun atau 102,46 persen dari target Rp 3,83 triliun.
Penerimaan PAD itu sebagian besar diperoleh dari PKB sebesar Rp778,88 miliar dan BBNKB Rp 671,25 miliar.
"Berdasarkan data, pajak kendaraan bermotor masih menjadi sumber PAD terbesar di wilayah Sumsel. Oleh karena itu, para insan pajak dituntut untuk lebih agresif dan terbuka dengan regulasi yang dinamis untuk semakin mendorong optimalisasi penerimaan dari pajak tersebut," jelas Gubernur.
Bapenda Sumsel targetkan penerimaan pajak daerah Rp4,07 triliun
Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan. (ANTARA/Yudi Abdullah)
