Palembang (ANTARA) - Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di dua wilayah teritorialnya, yakni Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung (Babel).
"Kegiatan TMMD Ke-127 Tahun Anggaran 2026 itu difokuskan pada pembangunan
infrastruktur desa yang krusial bagi mobilitas warga serta berbagai program unggulan di setiap wilayah yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat perdesaan," kata Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis di Palembang, Rabu.
Dia mengatakan pelaksanaan TMMD tahun ini mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa".
Untuk memastikan kegiatan membangun desa sesuai tema tersebut dan berdampak positif bagi masyarakat, pihaknya telah menerima paparan dari masing-masing Komandan Satgas TMMD di dua wilayah kodim yang ditunjuk Markas Besar TNI AD (Mabesad).
Dia menjelaskan pada awal 2026, Mabesad menunjuk dua satuan jajaran Kodam II/Sriwijaya, yakni Kodim 0430/Banyuasin, Korem 044/Garuda Dempo (Gapo), dan Kodim 0432/Bangka Selatan, Korem 045/Garuda Jwya (Gaya) sebagai penyelenggara kegiatan dari total 50 kodim di Indonesia.
Penunjukan itu menjadi tanggung jawab kedua kodim tersebut untuk mengoptimalkan potensi daerah masing-masing melalui kolaborasi lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Seluruh personel yang terlibat dalam Satgas TMMD ke-127 diminta bekerja dengan tulus dan maksimal.
Dengan perencanaan yang matang dan koordinasi yang solid, dia mengharapkan TMMD tidak hanya meninggalkan jejak infrastruktur yang kokoh, tetapi juga mewariskan nilai-nilai kebersamaan dan kemanunggalan TNI-rakyat yang abadi.
Komandan Kodim 0430/Banyuasin Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo dan Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono selaku Dansatgas TMMD di wilayah teritorial Kodam II/Sriwijsya itu, memaparkan rencana komprehensif terkait dengan sasaran fisik dan nonfisik TMMD ke-127.
Fokus utama pembangunan meliputi infrastruktur desa serta berbagai program unggulan di setiap wilayah yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat perdesaan.
Selain pembangunan fisik, dilakukan juga pembangunan nonfisik yang mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, serta pembinaan kemasyarakatan lainnya.
Program itu selaras dengan tujuan besar TMMD untuk membantu percepatan pembangunan di daerah tertinggal, serta mewujudkan ruang, alat, dan kondisi (RAK) juang yang tangguh demi kepentingan pertahanan negara yang terintegrasi dengan kepentingan rakyat.
Kodam II/Sriwijaya laksanakan TMMD di Sumsel-Babel
Prajurit Kodam II/Sriwijaya. ANTARA/Yudi Abdullah
