Martapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, mempercepat pemulihan dan penanganan dampak banjir dengan melakukan pemantauan langsung dari udara.
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah di Martapura, Sumsel, Selasa, mengatakan bahwa pemantauan dari udara menggunakan helikopter ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan secara menyeluruh sekaligus mengevaluasi efektivitas penanganan banjir yang telah berjalan.
Dari hasil pemantauan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa genangan air masih terlihat di sejumlah titik, terutama di wilayah Kecamatan Belitang II, meskipun secara umum kondisi mulai berangsur surut.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” tegasnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi guna mengantisipasi potensi dampak lanjutan yang dapat dirasakan masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya pendataan pasca-banjir yang dilakukan secara menyeluruh dan akurat untuk menjadi dasar utama dalam penyaluran bantuan serta penyusunan langkah pemulihan lanjutan agar tepat sasaran.
"Pentingnya ketepatan dan validitas data agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan," ujarnya.
Sementara, Plt Kepala BPBD OKU Timur, Bambang Irawan sebelumnya mengatakan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi pada Rabu (7/1) malam hingga Kamis (8/1) pagi menyebabkan banjir di 34 desa yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten OKU Timur.
"Berdasarkan hasil pendataan terakhir pada Sabtu (10/1) pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 2.624 rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian bervariasi antara 30 centimeter hingga 1,5 meter," katanya.
Adapun wilayah terdampak banjir terdapat di 34 desa yang tersebar di enam kecamatan meliputi Kecamatan Belitang II, Belitang, III, Belitang Mulya, Semendawai Suku III, Semendawai Timur, dan Kecamatan Belitang.
"Sebagian besar wilayah yang terdampak banjir saat ini mulai surut. Warga yang terdampak pun sudah mendapat bantuan logistik dari pemerintah daerah setempat," ujar dia.
Pemkab OKU Timur percepat pemulihan pascabanjir di 34 desa
Pantauan dari udara sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. ANTARA/HO-Diskominfo OKU Timur
