Logo Header Antaranews Sumsel

BPK minta Ketua MA tingkatkan akuntabilitas keuangan negara

Selasa, 14 Oktober 2025 10:17 WIB
Image Print
Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana (ketiga dari kanan) saat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan (LK) Tahun 2024 kepada Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto, di Jakarta, Kamis (2/10/2025). ANTARA/HO-BPK

Jakarta (ANTARA) - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara, agar dapat meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik.

“Kunci perbaikan bukan sebatas kepatuhan atas standar dan peraturan perundang-undangan, tetapi komitmen untuk berubah,” ujar Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana saat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan (LK) Tahun 2024 kepada Mahkamah Agung (MA), dari keterangan resmi, di Jakarta, Selasa.

Dalam penyerahan LHP kepada MA, Nyoman mengapresiasi capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diperoleh MA.

Selain itu, penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK pada MA hingga semester I tahun 2025 telah mencapai 96,44 persen, yang merupakan salah satu capaian tertinggi di antara semua kementerian/lembaga. Penyelesaian tindak lanjut ini terdiri dari 1.948 rekomendasi dengan nilai setara Rp48,94 miliar

Anggota I BPK juga menyoroti kinerja MA dalam transformasi digital penanganan perkara kasasi dan peninjauan kembali (PK) yang berdampak pada percepatan proses mutasi di lingkungan MA, digitalisasi yang mendukung kemudahan akses terhadap keadilan dan penyelesaian perkara melalui berbagai aplikasi (antara lain Siap MA Terintegrasi, Sistem Informasi Penelusuran Perkara/SIPP, e-Court, dan e-Berpadu), serta produktivitas memutus perkara yang mencapai 95,25 persen atau 2,93 juta perkara dari total 3,08 juta perkara yang masuk.

Pada kesempatan lain, BPK turut menyerahkan LHP atas LK Tahun 2024 kepada Komisi Yudisial (KY) yang menerima opini WTP. Dalam laporan keuangan tersebut, BPK menemukan beberapa area perbaikan, di antaranya terkait penganggaran dalam pengelolaan belanja.

"Status tindak lanjut rekomendasi KY menunjukkan komitmen kuat dalam menindaklanjuti rekomendasi BPK sebelumnya. Dari total 279 rekomendasi per semester I tahun 2025, sebanyak 88,17 persen atau 246 rekomendasi telah ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi," ujar Nyoman.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPK meminta Ketua MA tingkatkan akuntabilitas keuangan negara

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026