Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan memperbarui titik nol kota itu yakni di bundaran air mancur depan Masjid Agung dengan nuansa motif cempaka telok khas Darussalam.
Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam di Palembang, Selasa, mengatakan pemerintah kota tengah mempersiapkan pembangunan tugu air mancur modern di bundaran Masjid Agung yang ditetapkan sebagai titik nol kota.
"Air mancur tersebut akan menjadi wajah baru kota Palembang. Tugu ini bukan sekadar hiasan, tetapi identitas Palembang. Ke depan terintegrasi dengan CCTV, keamanannya pun akan dijaga oleh Satpol PP," ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunannya dirancang rampung dalam waktu tiga bulan. Saat ini masih menunggu penetapan kontraktor pelaksana. Tender diperkirakan selesai dalam satu bulan, sehingga pengerjaan dapat segera dimulai.
"Proyek ini harus optimal. Bundaran Masjid Agung sebagai titik nol kota harus menjadi ikon baru yang membanggakan. Dan selesai pada tanggal 20 Desember 2025," tegas Prima.
Sementara Abdi selaku Tim Leader Perencana CV Andira, menambahkan ada perbedaan signifikan dari desain sebelumnya.
"Selain air mancur menari dan permainan cahaya, kami menambahkan running text Asmaul Husna. Nantinya juga bisa diisi konten religius lainnya," jelasnya.
Perencanaan desain melibatkan budayawan serta konsultan CV Andira. Nuansa Palembang Darussalam menjadi inspirasi, dengan elemen khas seperti motif cempaka telok.
"Pada malam hari, pengunjung akan disuguhkan atraksi air mancur menari dengan pencahayaan artistik yang selaras dengan alunan musik," katanya.
Titik nol Kota Palembang kini bernuansa Darussalam
Suasana air mancur atau titik nol Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (26/8/2025). ANTARA/ M Imam Pramana
