Menurutnya, hal yang tak kalah pentingnya soal beredarnya isu mengenai keberpihakan dirinya kepada salah satu pasangan calon.
“Saya tegaskan bahwa sebagai Penjabat Bupati, saya bersikap netral dan tidak akan mendukung atau memihak kepada salah satu calon. Saya punya tanggung jawab untuk menjaga netralitas dan memastikan bahwa seluruh proses pilkada berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya menegaskan.
Imam mengatakan dirinya tidak memiliki kepentingan politik dalam kontestasi ini dan hanya fokus pada upaya menjaga stabilitas, keamanan, dan keberhasilan penyelenggaraan pilkada yang jujur, adil, dan damai.
“Mari kita semua bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, mendukung pilkada yang berkualitas, dan menjaga persatuan di Kabupaten Lahat. Dengan begitu, siapapun yang terpilih nanti akan menjadi pemimpin yang didukung oleh seluruh masyarakat,” kata dia.
