Jakarta (ANTARA) -
Ariston menuturkan hasil notulen rapat kebijakan moneter AS yang memperlihatkan peluang kenaikan suku bunga AS lagi bila inflasi AS tidak kunjung turun, mendorong penguatan dollar AS lagi.Selain itu, data ekonomi AS semalam yaitu data indeks harga rumah AS dan tingkat keyakinan konsumen AS menunjukkan kenaikan yang berpeluang memicu kenaikan inflasi AS lagi sehingga mendorong penguatan dolar AS juga.
Ia memperkirakan potensi pelemahan rupiah hari ini ke arah Rp16.130 per dolar AS dengan potensi support di sekitar Rp16.050 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah turun seiring pasar nantikan data inflasi AS
