Sumatera Selatan (ANTARA) - Polisi Resor Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menyebut tewasnya seorang petugas instalator kabel jaringan internet di daerah itu diduga akibat kecelakaan kerja, namun saat ini penyidik masih mendalami peristiwa tersebut.
“Tewasnya diduga karena kecelakaan kerja, namun saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut bersama petugas kepolisian sektor Kota Agung di wilayah ini,” kata Kapolres Lahat AKBP Ahmad Gusti Hartono di Lahat, Kabupaten Lahat, Senin.
Korban tersebut berinisial AJ (20) warga Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel ini bekerja di bagian pemasangan jaringan internet milik perusahaan swasta multinasional kantor cabang di Kabupaten Lahat.
Kejadian bermula saat AJ bersama dua pekerja lainnya berinisial D (36) dan M (36) tengah memasang kedudukan kabel jaringan internet di sebuah tiang besi pancang di Desa Talang Jawa Kecamatan Tanjung Tebat, Sabtu (2/10) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kabel yang dipasang tersebut untuk jaringan internet di Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu dan Kota Lahat.
Namun secara tiba-tiba tiang besi yang mereka naiki tersebut menyenggol kabel listrik PLN yang berada di sekitar lokasi hingga ketiganya langsung terpental ke tanah dan tak sadarkan diri.
Atas peristiwa itu, AJ (20) tewas di tempat dengan luka bakar di kaki kelingking sebelah kiri, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka-luka di kedua tangan, yakni D (36) warga Kecamatan Batihin Kabupaten Bengkalis, Riau dan M (36) warga Desa Benakat Minyak, Kabupaten PALI.
“Mereka sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun satu korban AJ meninggal dunia dan dua orang lainnya masih dalam perawatan,” ujarnya.
Petugas jaringan internet di Lahat tewas akibat kecelakaan kerja
Arsip: Ruang forensik rumah sakit Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumsel, Palembang. (ANTARA/M Riezko Bima Elko P/21)
