Pemkab OKU Timur gelar "Grand Final Mouli Meranai"

id oku timur,bujang gadis,pemilihan ,Grand Final Mouli Meranai

Malam final pemilihan bujang-gadis “Grand Final Mouli Meranai” tahun 2019 yang dilaksanakan di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur, Senin (29/4) malam. (Antara News Sumsel/Joko Wiyanto/19)

Martapura, OKU Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata setempat menggelar pemilihan bujang-gadis “Grand Final Mouli Meranai” tahun 2019 yang dilaksanakan di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur, Senin (29/4) malam.

Kegiatan pemilihan bujang gadis ini untuk memilih duta wisata Kabupaten OKU Timur, yang cerdas, berwawasan dan profesional. Mereka yang terpilih nanti akan bertugas mempromosikan objek wisata dan potensi daerah OKU Timur.

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan ketahanan generasi muda dari pengaruh budaya asing, yang tidak sesuai dengan budaya bangsa.

Selain itu, pemilihan bujang-gadis ini bertujuan mengajak remaja lebih mencintai dan memiliki rasa bangga terhadap seni budaya bangsa sendiri, khususnya Kabupaten OKU Timur. Generasi muda ini diharapkan menjadi penggerak utama untuk kegiatan promosi dan pelestarian seni dan budaya.

“Kami berharap remaja-remaja yang terpilih ini dapat turut membantu pemkab meningkatkan kunjungan wisatawan ke OKU Timur,” kata dia.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata OKU Timur Supardi mengatakan, pada awalnya jumlah peserta yang mengikuti seleksi pemilihan Mouli Meranai OKU Timur ini sebanyak 130 orang. Kemudian setelah melalui tahapan seleksi menjadi hanya 12 orang.

Peserta yang mengikuti pemilihan ini terdiri atas utusan  perguruan tinggi, SMA atau SMK sederajat dan masyarakat umum di Kabupaten OKU Timur.

Sebelumnya para peserta mengikuti seleksi tes tertulis dan wawancara yang dilaksanakan pada 11 April 2019, kemudian terpilih 12 pasang mouli meranai yang mengikuti karantina, 27 – 29 April 2019 di Parai Puri Tani Martapura.

“Para peserta ini nantinya akan mempromosikan objek wisata alam, maupun lokasi wisata buatan yang ada di wilayah Kabupaten OKU Timur,” kata dia.

Kehadiran kalangan millenial ini menjadi strategi jitu untuk mendongkrak sektor pariwisata yang memiliki sumbangsih dalam Pendapatan Asli Daerah dan dampak multi ke masyarakat.
Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar