Palembang (ANTARA News Sumsel) - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru turut belangsukawa atas meninggalnya Karo Kesra, Belman Karmuda karena menderita penyakit jantung.
"Kami semua kehilangan atas kepergian almarhum," kata Gubernur saat melepas almarhum Belman di rumah duka di Palembang, Rabu.
Dia mengatakan, pada hari ini jajaranya semua berkumpul di rumah duka untuk bersama-sama melakukan upacara pemberangkatan dan pelepasan secara langsung jenazah almarhum ke pemakaman.
Selain itu, kehadiran tersebut sebagai perwujudan dari penghargaan pemerintah terhadap almarhum yang meninggal pada 13 November 2018.
Dia mengatakan, musibah ini sangat mengejutkan semua namun Tuhan menghendaki demikian.
"Oleh karena itu, sudah selayaknya semua pihak terutama keluarga yang ditinggal menerima dengan ikhlas atas musibah ini karena semuanya akan kembali kepadanya," ujar Gubernur.
Menurut dia, pada waktu yang baik ini atas nama pimpinan upacara dan seluruh teman sejawat almarhum menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan.
Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menerima musibah ini, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan petunjuk dan bimbingannya.
Yang jelas semua merasa kehilangan terhadap almarhum yang memberikan pengabdian terbaiknya kepada negara dan bangsa.
Untuk itu, lanjut dia, marilah semua berlapang dada untuk memaafkan segala kesalahan almarhum selama ini dalam pergaulan sehari-hari dalam masa berdinas maupun di masyarakat.
Hal ini karena sebagai manusia biasa tentunya Almarhum tidak luput dari segala kekhilafan dan kekeliruan, baik disengaja maupun tidak sengaja.
Sedangkan, kepada keluarga almarhum, sekali lagi diucapkan turut berduka cita atas kepergian Almarhum.
Sebagaimana Karo Kesra Setda Sumsel Belman Karmuda Bin H.A. Kadir T meninggal diusia 55 tahun karena menderita penyakit jantung.
