Seorang terduga Mers meninggal di Palembang

id virus, mers, rsmh, rumah sakit, penyakit, meninggal

Dokumentasi - Seorang perawat menutup pintu ruang isolasi pasien Suspect MERS-Cov, di RSUP H Adam Malik Medan, Sumut, Selasa (6/5). (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

...Pasien tersebut diketahui sebelumnya sempat menjalankan ibadah umroh dan transit ke Malaysia...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Seorang pasien diduga mengidap Middle East Respiratory Syndrome (MERS) atau dikenal juga dengan penyakit saluran pernapasan yang disebabkan virus korona dari hewan unta diketahui meninggal dunia di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang, Jumat, sekitar pukul 19.15 WIB. 
    
Bidang Humas RSMH Hidayati mengatakan pasien itu KM, berusia 47 tahun, warga Kabupaten Ogan Ilir.
    
Pasien tersebut diketahui sebelumnya sempat menjalankan ibadah umroh dan transit ke Malaysia. 
    
"Di Malaysia, pasien menunjukkan keluhan demam, batuk dan pilek sehingga sempat mendapat penanganan dan diperiksa laboratorium setempat. Hasilnya tercatat non reaktif, sedangkan hasil rontgen menunjukkan pnemonia atau radang paru-paru," kata dia.
    
Namun saat pulang ke Ogan Ilir, Sumsel, kondisi kesehatan pasien mengalami penurunan sehingga keluarga mengantarkannya ke RSMH untuk ditangani kembali.
    
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSMH, Dr Linda Andriani mengatakan untuk memastikan dugaan Mers ini RSMH melakukan pemeriksaan ulang di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Daerah.
    
"Sebelum hasil lab keluar maka diagnosa sementara terkena penyakit radang paru-paru," kata dia.
    
Hanya berselang beberapa jam, adik pasien pada Jumat pagi menunjukkan gejala yang sama dan saat ini dirawat di ruang isolasi RSMH.

"Status pasien saat ini masih under investigation kecuali kalau kakaknya tadi terbukti terkena Mers maka bisa masuk ke tahap selanjutnya," kata dia.
    
Pasien dimasukkan ke ruang isolasi agar tidak terjadi penularan. "Kami terus memantau perkembangannya," kata dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar