Dua korban tertembak demo pemekaran Muratara adalah pelajar

id demo, korban demo adalah pelajar

Dua korban tertembak demo pemekaran Muratara adalah pelajar

Demonstran gelar aksi pemblokiran jalan (FOTO ANTARA)

....Demo pemekaran Kabupaten Muratara dari kabupaten Musi Rawas, berlangsung pada Senin (29/4) mulai pukul 10.00 WIB hingga Senin malam dan berakhir bentrokan serta mengakibatkan empat warga tewas dan belasan lainnya terluka....

Musi Rawas, Sumsel (ANTARA Sumsel) - Dua korban tertembak dalam aksi demo menuntut pemekaran Kabupaten Musi Rawas Utara atau Muratara di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, Senin (29/4) berstatus pelajar SMA Negeri 1 Rupit.

"Dua korban yang meninggal dunia akibat tertembak petugas dalam demo menuntut pemekaran Kabupaten Muratara tercatat sebagai pelajar SMAN 1 Rupit, keduanya bernama Suharto dan Aprianto. Keduanya meninggal dunia bersama dengan dua korban lainnya. Dua korban ini baru saja mengikuti UN," kata Sukri, guru SMAN 1 Rupit, saat menyaksikan pemakaman almarhum Aprianto, Nikson dan Suharto, Selasa.

Untuk almarhum Aprianto dan Suharto kata dia, dimakamkan dalam satu liang dengan almarhum Nikson, di TPU Kelurahan Rupit.

Sementara itu berdasarkan keterangan Sekretaris Presidium pemekaran Muratara, Amri Sudaryono, aksi penembakan yang dilakukan petugas Polsek Rupit dan petugas dari Polres Musi Rawas dan petugas Brimob Sumsel, mengakibatkan 17 orang tertembak empat diantaranya meninggal dunia.

Empat korban tewas ini antara lain Suharto (18), Aprianto (18), Nikson (35) dan Fadilah (30), serta satu korban dalam kondisi kritis atas nama Kaisar (18), dan terpaksa harus dirujuk ke RS dr M Husin Palembang. Sedangkan belasan korban lainnya mengalami luka tembak di kaki dan bagian tubuh lainnya dan dirawat di RS dr Sobirin Lubuklinggau dan RS Rupit.

"Kasus ini harus diusut tuntas pelaku penembakan harus dihukum selain melakukan penembakan secara membabibuta dengan peluru tajam di tempat-tempat mematikan. Selain itu kami juga menuntut pemekaran Muratara harus dilakukan sekarang juga, karena berkas-berkasnya sudah lengkap serta memakan waktu panjang serta memakan korban jiwa," ujarnya.

Demo pemekaran Kabupaten Muratara dari kabupaten Musi Rawas, berlangsung pada Senin (29/4) mulai pukul 10.00 WIB hingga Senin malam dan berakhir bentrokan serta mengakibatkan empat warga tewas dan belasan lainnya terluka. Selain itu korban lainnya ialah terbakarnya Mapolsek Rupit dan Karang Dapo serta dua kendaraan polisi dibakar massa.

Pantauan di lokasi kejadian warga hingga saat ini masih melakukan pemblokiran jalan lintas Sumatera dengan portal besi tepatnya di KM 72 dan didekat jembatan Kelurahan Rupit. Akibat aksi ini arus kendaraan dari arah Jambi dan kota-kota lainnya di Sumatera menuju Jawa atau sebaliknya tertahan di sejumlah rumah makan dan SPBU di sepanjang jalan tersebut.

Pewarta :
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.