Airlangga: KIB belum bahas pencapresan 2024
Senin, 4 Juli 2022 13:29 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kanan) menandatangani nota kesepahaman dibentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pada acara silaturahmi di Plataran Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6/2022). . ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menekankan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk partainya bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum membahas pencapresan 2024.
"Kita masih akan ada pembahasan mengenai visi misi ke depan. Jadi masih akan membahas itu," kata Airlangga kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Baca juga: Polmatrix: Elektabilitas Partai NasDem merosot hingga di bawah Ambang Batas
Dia mengatakan KIB bersifat inklusif sehingga terbuka terhadap partai-partai lain yang ingin bergabung dan tidak terbatas pada partai parlemen saja melainkan partai nonparlemen.
Menurutnya, sampai saat ini komunikasi masih terus dilakukan partai-partai KIB dengan partai lain.
Baca juga: Viva Yoga: Penentuan pasangan capres-cawapres di KIB tidak melalui "voting"
Adapun sebelumnya Airlangga yang juga Menko Perekonomian itu menyampaikan bahwa KIB memiliki target jangka pendek dan jangka panjang untuk memberikan masukan terkait program-program pembangunan pemerintah.
Dalam jangka pendek KIB akan membahas mengenai program pembangunan yang sedang berjalan dan bagaimana melanjutkan program strategis nasional ke depan, sedangkan untuk jangka panjang, KIB akan membahas tantangan Indonesia untuk lolos dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap.
"Kita masih akan ada pembahasan mengenai visi misi ke depan. Jadi masih akan membahas itu," kata Airlangga kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Baca juga: Polmatrix: Elektabilitas Partai NasDem merosot hingga di bawah Ambang Batas
Dia mengatakan KIB bersifat inklusif sehingga terbuka terhadap partai-partai lain yang ingin bergabung dan tidak terbatas pada partai parlemen saja melainkan partai nonparlemen.
Menurutnya, sampai saat ini komunikasi masih terus dilakukan partai-partai KIB dengan partai lain.
Baca juga: Viva Yoga: Penentuan pasangan capres-cawapres di KIB tidak melalui "voting"
Adapun sebelumnya Airlangga yang juga Menko Perekonomian itu menyampaikan bahwa KIB memiliki target jangka pendek dan jangka panjang untuk memberikan masukan terkait program-program pembangunan pemerintah.
Dalam jangka pendek KIB akan membahas mengenai program pembangunan yang sedang berjalan dan bagaimana melanjutkan program strategis nasional ke depan, sedangkan untuk jangka panjang, KIB akan membahas tantangan Indonesia untuk lolos dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketum Golkar: Jokowi dapat peran di pemerintahan jika Prabowo-Gibran menang
27 February 2024 13:31 WIB, 2024
Airlangga buka suara terkait kabar pertemuan Sri Mulyani dan Megawati
05 February 2024 17:08 WIB, 2024
Airlangga Hartarto targetkan Prabowo-Gibran raih 55 persen di Sumbagsel
26 January 2024 15:50 WIB, 2024