Disbudpar Sumsel bantu penataan museum milik masyarakat
Rabu, 25 November 2020 21:50 WIB
Kepala Museum Negeri Balaputra Dewa Disbudpar Sumsel, Chandra Amprayadi. (FOTO ANTARA/Yudi Abdullah)
Palembang (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan terus berupaya membantu penataan museum milik masyarakat yang ada di provinsi setempat agar bisa menarik lebih banyak wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung.
"Bantuan penataan museum seperti milik keluarga pahlawan nasional Mayjen TNI (Purn) dr A.K Gani akan terus dilakukan sehingga koleksi benda bersejarah bisa terus dilestarikan dan dinikmati masyarakat atau wisatawan," kata Kepala Museum Negeri Balaputra Dewa Disbudpar Sumsel, Chandra Amprayadi di Palembang, Rabu.
Selain membantu penataan, pihaknya juga membantu mempromosikannya dengan cara menggelar pameran keliling bersama seperti yang dilakukan di Museum dr.A.K Gani Palembang pada 25 November-1 Desember 2020.
Menurut dia, untuk membantu pembenahan museum milik masyarakat, tenaga ahli pengelola museum negeri Disbudpar Sumsel selalu berkoordinasi dengan pengelola museum swasta.
Pembenahan museum perlu terus dilakukan untuk mempertahankan museum menjadi media pembelajaran dan menarik perhatian generasi muda penerus bangsa.
"Seluruh museum di daerah ini secara bertahap dilakukan pembenahan agar koleksinya bisa dapat dilihat sepanjang masa, nyaman dikunjungi, dan menarik perhatian masyarakat terutama generasi muda," katanya.
Ia mengatakan masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, lebih senang ke mal dan hanya sebagian kecil yang tertarik berkunjung ke museum karena dinilai kurang menarik dan nyaman.
Melihat fakta tersebut, kata Chandra Amprayadi, menjadi tantangan pihaknya untuk terus melakukan pembenahan sehingga bisa memiliki daya tarik banyak orang seperti halnya mal.
Sementara Kepala Museum Pahlawan Nasional dr A.K Gani, Priyanti Gani mengucapkan terima aksih kepada pihak Disbudpar Sumsel dan Museum Negeri Balaputra Dewa Palembang yang telah membantu pembenahan dan penataan koleksi benda bersejarah peninggalan orang tuanya pada masa perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajah.
Melalui momentum Hari Museum Nasional yang diperingati pada setiap 12 Oktober, pada tahun ini pihaknya dibantu tim Museum Negeri Balaputra Dewa, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan melakukan pembenahan dengan melakukan penataan dekorasi serta koleksi.
Penataan dekorasi dan koleksi museum dilakukan agar tampilannya lebih menarik dan nyaman untuk dilihat oleh setiap pengunjung.
Melalui upaya tersebut diharapkan masyarakat terutama generasi muda lebih banyak lagi berkunjung ke museum untuk mengenal sejarah, menambah wawasan, mempelajari, dan mendukung pelestariannya, demikian Priyananti Gani.
"Bantuan penataan museum seperti milik keluarga pahlawan nasional Mayjen TNI (Purn) dr A.K Gani akan terus dilakukan sehingga koleksi benda bersejarah bisa terus dilestarikan dan dinikmati masyarakat atau wisatawan," kata Kepala Museum Negeri Balaputra Dewa Disbudpar Sumsel, Chandra Amprayadi di Palembang, Rabu.
Selain membantu penataan, pihaknya juga membantu mempromosikannya dengan cara menggelar pameran keliling bersama seperti yang dilakukan di Museum dr.A.K Gani Palembang pada 25 November-1 Desember 2020.
Menurut dia, untuk membantu pembenahan museum milik masyarakat, tenaga ahli pengelola museum negeri Disbudpar Sumsel selalu berkoordinasi dengan pengelola museum swasta.
Pembenahan museum perlu terus dilakukan untuk mempertahankan museum menjadi media pembelajaran dan menarik perhatian generasi muda penerus bangsa.
"Seluruh museum di daerah ini secara bertahap dilakukan pembenahan agar koleksinya bisa dapat dilihat sepanjang masa, nyaman dikunjungi, dan menarik perhatian masyarakat terutama generasi muda," katanya.
Ia mengatakan masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, lebih senang ke mal dan hanya sebagian kecil yang tertarik berkunjung ke museum karena dinilai kurang menarik dan nyaman.
Melihat fakta tersebut, kata Chandra Amprayadi, menjadi tantangan pihaknya untuk terus melakukan pembenahan sehingga bisa memiliki daya tarik banyak orang seperti halnya mal.
Sementara Kepala Museum Pahlawan Nasional dr A.K Gani, Priyanti Gani mengucapkan terima aksih kepada pihak Disbudpar Sumsel dan Museum Negeri Balaputra Dewa Palembang yang telah membantu pembenahan dan penataan koleksi benda bersejarah peninggalan orang tuanya pada masa perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajah.
Melalui momentum Hari Museum Nasional yang diperingati pada setiap 12 Oktober, pada tahun ini pihaknya dibantu tim Museum Negeri Balaputra Dewa, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan melakukan pembenahan dengan melakukan penataan dekorasi serta koleksi.
Penataan dekorasi dan koleksi museum dilakukan agar tampilannya lebih menarik dan nyaman untuk dilihat oleh setiap pengunjung.
Melalui upaya tersebut diharapkan masyarakat terutama generasi muda lebih banyak lagi berkunjung ke museum untuk mengenal sejarah, menambah wawasan, mempelajari, dan mendukung pelestariannya, demikian Priyananti Gani.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tokoh masyarakat beri masukan pembenahan dasar hukum pembentukan Sumsel
03 March 2022 14:03 WIB, 2022
Puan Maharani: Sikap tegas Kapolri copot pamen langkah awal pembenahan Polri
04 November 2021 9:33 WIB, 2021
Imigrasi Palembang manfaatkan kondisi sepi benahi fasilitas pelayanan
23 February 2021 16:01 WIB, 2021
Anggaran pembenahan Stadion GBT untuk Piala Dunia U-20 siap ditambah
15 November 2019 8:54 WIB, 2019
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Angin puting beliung rusak empat sekolah di OKU Selatan, tak ada korban jiwa
05 April 2026 21:12 WIB
Pemkab Muara Enim bangun jembatan gantung senilai Rp2,9 miliar di Desa Danau Rata
05 April 2026 21:06 WIB
Pohon tumbang tutup jalan di tiga kecamatan OKU Timur, lalu lintas dempat lumpuh
04 April 2026 19:49 WIB