Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkot Palembang edukasi warga untuk pilah sampah, strategi kurangi beban TPA Keramasan

Senin, 6 April 2026 14:40 WIB
Image Print
Petugas kebersihan di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (6/4/2026). ANTARA/M Imam Pramana

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjalankan program untuk mengedukasi warga dalam menangani sampah rumah tangga yang mencapai 1.260 ton per hari di wilayah tersebut.

"Dari total tersebut, Pemkot Palembang bisa menangani 900 hingga 1.000 ton sampah per hari," kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Senin.

Ia menambahkan langkah edukasi ini ditekankan untuk mengubah paradigma masyarakat dari sekadar membuang sampah menjadi memilah sampah sejak dari sumber.

Hal ini dinilai penting agar beban sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) dapat berkurang secara signifikan.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Palembang mendorong pengoptimalan peran bank sampah di setiap kelurahan, agar sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis dapat dikelola kembali oleh warga untuk menambah penghasilan keluarga.

Keberadaan bank sampah di setiap kelurahan ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam mereduksi sampah plastik dan kertas sebelum diangkut oleh petugas kebersihan menuju tempat pemrosesan akhir.

Pihaknya juga fokus pada solusi teknologi melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang berlokasi di kawasan Keramasan.

Pembangunan PLTSa Keramasan tersebut ditargetkan selesai dan mulai beroperasi paling lambat pada Oktober 2026.

Fasilitas ini diproyeksikan mampu mengolah sampah dalam skala besar sekaligus mengonversi menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026