Pembayaran santunan Jasa Raharja di Sumsel turun
Rabu, 2 Agustus 2017 19:11 WIB
Kantor Cabang Jasa Raharja di pusat perkantoran Jalan Kapten A Rivai Palembang. (Foto Antarasumsel.com/Yudi Abdullah)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pembayaran santunan kecelakaan lalu lintas PT Jasa Raharja di wilayah Sumatera Selatan pada semester pertama 2017 mengalami penurunan dibandingkan priode yang sama tahun sebelumnya.
Selama semester pertama (Januari-Juni) 2017 telah dibayarkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas sebesar Rp13,3 miliar sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya mencapai Rp15,8 miliar, kata Kabagops PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan Yudi Sudarma, di Palembang, Rabu.
Menurut dia, santunan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai kepada ahli waris korban kecelakaan yang meninggal dunia dan cacat tetap, serta biaya pengobatan kepada korban kecelakaan yang mengalami luka ringan dan berat.
Pembayaran santunan itu sebagian besar diberikan kepada korban yang meninggal dunia yakni mencapai Rp9 miliar lebih, sedangkan selebihnya diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka berat, ringan, dan cacat tetap, katanya.
Dia menjelaskan, pembayaran santunan itu sebagian besar diberikan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan raya atau di darat, sedangkan untuk kecelakaan di laut relatif kecil.
Melihat kondisi tersebut, pihaknya bersama kepolisian lalu lintas dan masyarakat umum berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya baik sebagai pejalan kaki maupun pengemudi kendaraan bermotor roda dua dan empat.
Untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas, pihaknya terus melakukan kegiatan sosialisasi mengenai tertib lalu lintas dengan mendatangi pusat kegiatan masyarakat dan melalui media massa.
Melalui upaya itu diharapkan masyarakat dapat lebih mematuhi aturan lalu lintas ketika berada di jalan raya dan berpartisipasi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sehingga dapat diminimalkan kasus kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan banyak korban, ujarnya.
Selama semester pertama (Januari-Juni) 2017 telah dibayarkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas sebesar Rp13,3 miliar sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya mencapai Rp15,8 miliar, kata Kabagops PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan Yudi Sudarma, di Palembang, Rabu.
Menurut dia, santunan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai kepada ahli waris korban kecelakaan yang meninggal dunia dan cacat tetap, serta biaya pengobatan kepada korban kecelakaan yang mengalami luka ringan dan berat.
Pembayaran santunan itu sebagian besar diberikan kepada korban yang meninggal dunia yakni mencapai Rp9 miliar lebih, sedangkan selebihnya diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka berat, ringan, dan cacat tetap, katanya.
Dia menjelaskan, pembayaran santunan itu sebagian besar diberikan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan raya atau di darat, sedangkan untuk kecelakaan di laut relatif kecil.
Melihat kondisi tersebut, pihaknya bersama kepolisian lalu lintas dan masyarakat umum berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya baik sebagai pejalan kaki maupun pengemudi kendaraan bermotor roda dua dan empat.
Untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas, pihaknya terus melakukan kegiatan sosialisasi mengenai tertib lalu lintas dengan mendatangi pusat kegiatan masyarakat dan melalui media massa.
Melalui upaya itu diharapkan masyarakat dapat lebih mematuhi aturan lalu lintas ketika berada di jalan raya dan berpartisipasi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sehingga dapat diminimalkan kasus kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan banyak korban, ujarnya.
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jasa Marga salurkan bantuan ke korban bencana banjir dan longsor di Sumatera
10 December 2025 7:38 WIB
Dari Palembang ke seluruh Indonesia, beli pempek makin mudah dengan Lion Parcel
04 December 2025 10:16 WIB
BKHIT Sumsel gandeng puluhan perusahaan jasa ekspedisi cegah hama penyakit masuk
26 November 2025 6:44 WIB
Zero ODOL di jalan tol jadi kunci keselamatan dan efisiensi logistik nasional
13 October 2025 20:42 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB