Rezeki dibalik pilkada
Selasa, 28 Mei 2013 17:28 WIB
Ratusan orang warga melipat surat suara Pilkada Gubernur Sumatera Selatan di Kantor KPU Palembang, (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemilihan kepala daerah bukan hanya jadi ajang untuk mencari pemimpin baru bagi suatu daerah, tapi juga menjadi pemasukan pendapatan masyarakat dari pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Seperti halnya dengan daerah lainnya di Palembang baru-baru ini juga sudah menggelar pilkada wali kota dan wakil wali kota pada 7 April 2013.
Sebentar lagi akan melaksanakan pilkada gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan yang akan digelar pada 6 Juni mendatang.
Kesibukan untuk pelaksanaan pilkada gubernur dan wakil gubernur Sumsel ini juga dirasakan para ibu-ibu rumah tangga di sekitar kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang, karena ikut menjadi petugas melipat surat suara.
Tugas untuk melipat surat suara ini disambut antusias oleh ibu-ibu rumah tangga ini, seperti halnya Sri (39), salah seorang warga Palembang.
"Kami mendapat tambahan rezeki pada pilkada Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel dengan menjadi tenaga melipat surat suara," katanya.
Menurut dia, dirinya mulai ikut melipat surat suara itu pada Minggu (26/5) dan telah berhasil menyelesaikan sebanyak 2.000 lembar.
"Lumayan pendapatan yang diperoleh dari melipat surat suara pada pilkada Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel bisa membantu keuangan keluarga," ujarnya.
Pada pilkada wali kota dan wakil wali kota Palembang dirinya juga ikut membantu melipat surat suara dan upahnya lumayan untuk keperluan hidup sehari-hari.
Walaupun cuma tiga hari upah yang diperolehnya pada pilkada wali kota dan wakil wali kota Palembang sebesar Rp550 ribu.
Hal senada juga disampaikan warga lainnya Mar (30) yang juga menjadi petugas melipat surat suara, kalau dirinya membantu melipat surat suara di KPU Palembang.
"Kemarin Minggu (26/5), saya mulai membantu melipat surat suara pilkada Sumsel itu dan berhasil menyelesaikan sebanyak 2.000 lembar," tuturnya.
Ia mengatakan, upah yang diterima dari melipat surat suara itu sebesar Rp100 per lembar.
Biaya Sekolah
Sri mengatakan, upah yang diperolehnya dari upah melipat surat suara itu nantinya akan digunakan untuk membantu membayar uang semester sekolah anaknya.
"Nanti, uangnya akan digunakan untuk bayar uang semester anak sekolah. Lumayan bisa membantu," katanya yang mengaku kalau suaminya hanya bekerja sebagai pengemudi becak.
Ia menuturkan, dengan adanya pilkada ia merasa kecipratan rezeki juga dengan menjadi tenaga pelipat surat suara.
"Upahnya lumayan dan waktunya juga hanya beberapa hari," paparnya.
Sementara Koordinator Logistik KPU Palembang Zamaan Nawi menyatakan, mereka mulai melakukan pelipatan suara suara itu sejak Minggu dan diperkirakan selesai dalam waktu tiga hari.
Jumlah surat suara yang mereka terima sebanyak 1.167.729 lembar termasuk jumlah surat suara cadangan, ujarnya.
Jumlah pemilih tetap di Kota Palembang sebanyak 1.139.247 orang pada pemilihan kepala daerah Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel yang akan dilaksanakan 6 Juni 2013.
Petugas yang dikerahkan untuk melipat surat suara itu sebanyak 224 orang dengan tiga orang pengawas.
Mereka yang bertugas untuk melipat surat suara itu dari masyarakat sekitar kantor KPU Palembang, katanya, upah pelipatan surat suara itu sebesar Rp100 per lembar.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Palembang Eftiyani mengatakan, mereka sudah menyiapkan kotak suara untuk pilkada gubernur-wakil gubernur Sumsel.
Menurut dia, kotak suara yang disiapkan itu sebanyak 2.650 unit kemudian ditambah 107 unit untuk formulir C1 di kelurahan dan 16 unit di tingkat kecamatan.
"Sekarang ini, kotak suaranya sudah siap untuk pelaksanaan pilkada gubernur-wakil gubernur Sumsel," katanya.
Seperti halnya dengan daerah lainnya di Palembang baru-baru ini juga sudah menggelar pilkada wali kota dan wakil wali kota pada 7 April 2013.
Sebentar lagi akan melaksanakan pilkada gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan yang akan digelar pada 6 Juni mendatang.
Kesibukan untuk pelaksanaan pilkada gubernur dan wakil gubernur Sumsel ini juga dirasakan para ibu-ibu rumah tangga di sekitar kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang, karena ikut menjadi petugas melipat surat suara.
Tugas untuk melipat surat suara ini disambut antusias oleh ibu-ibu rumah tangga ini, seperti halnya Sri (39), salah seorang warga Palembang.
"Kami mendapat tambahan rezeki pada pilkada Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel dengan menjadi tenaga melipat surat suara," katanya.
Menurut dia, dirinya mulai ikut melipat surat suara itu pada Minggu (26/5) dan telah berhasil menyelesaikan sebanyak 2.000 lembar.
"Lumayan pendapatan yang diperoleh dari melipat surat suara pada pilkada Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel bisa membantu keuangan keluarga," ujarnya.
Pada pilkada wali kota dan wakil wali kota Palembang dirinya juga ikut membantu melipat surat suara dan upahnya lumayan untuk keperluan hidup sehari-hari.
Walaupun cuma tiga hari upah yang diperolehnya pada pilkada wali kota dan wakil wali kota Palembang sebesar Rp550 ribu.
Hal senada juga disampaikan warga lainnya Mar (30) yang juga menjadi petugas melipat surat suara, kalau dirinya membantu melipat surat suara di KPU Palembang.
"Kemarin Minggu (26/5), saya mulai membantu melipat surat suara pilkada Sumsel itu dan berhasil menyelesaikan sebanyak 2.000 lembar," tuturnya.
Ia mengatakan, upah yang diterima dari melipat surat suara itu sebesar Rp100 per lembar.
Biaya Sekolah
Sri mengatakan, upah yang diperolehnya dari upah melipat surat suara itu nantinya akan digunakan untuk membantu membayar uang semester sekolah anaknya.
"Nanti, uangnya akan digunakan untuk bayar uang semester anak sekolah. Lumayan bisa membantu," katanya yang mengaku kalau suaminya hanya bekerja sebagai pengemudi becak.
Ia menuturkan, dengan adanya pilkada ia merasa kecipratan rezeki juga dengan menjadi tenaga pelipat surat suara.
"Upahnya lumayan dan waktunya juga hanya beberapa hari," paparnya.
Sementara Koordinator Logistik KPU Palembang Zamaan Nawi menyatakan, mereka mulai melakukan pelipatan suara suara itu sejak Minggu dan diperkirakan selesai dalam waktu tiga hari.
Jumlah surat suara yang mereka terima sebanyak 1.167.729 lembar termasuk jumlah surat suara cadangan, ujarnya.
Jumlah pemilih tetap di Kota Palembang sebanyak 1.139.247 orang pada pemilihan kepala daerah Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel yang akan dilaksanakan 6 Juni 2013.
Petugas yang dikerahkan untuk melipat surat suara itu sebanyak 224 orang dengan tiga orang pengawas.
Mereka yang bertugas untuk melipat surat suara itu dari masyarakat sekitar kantor KPU Palembang, katanya, upah pelipatan surat suara itu sebesar Rp100 per lembar.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Palembang Eftiyani mengatakan, mereka sudah menyiapkan kotak suara untuk pilkada gubernur-wakil gubernur Sumsel.
Menurut dia, kotak suara yang disiapkan itu sebanyak 2.650 unit kemudian ditambah 107 unit untuk formulir C1 di kelurahan dan 16 unit di tingkat kecamatan.
"Sekarang ini, kotak suaranya sudah siap untuk pelaksanaan pilkada gubernur-wakil gubernur Sumsel," katanya.
Pewarta : Oleh Susilawati
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab OKU tutup operasional tempat hiburan malam selama Ramadhan, jaga kekhusyukan ibadah
21 February 2026 5:03 WIB
Terpopuler - Lipsus
Lihat Juga
Gelamai dan Lepat Binti, penganan khas Bengkulu diminati pasar Malaysia dan Singapura
31 October 2022 21:22 WIB, 2022