Logo Header Antaranews Sumsel

Bulog Sumsel Babel edukasi pelajar soal ketahanan pangan

Rabu, 22 April 2026 22:52 WIB
Image Print
Pinwil Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel Ihsan, saat mendampingi para pelajar yang sedang melakukan kunjungan edukatif di Gudang Bulog Sukamaju, Palembang, Rabu (22/4/2026). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Palembang (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mengedukasi pelajar mengenai ketahanan pangan melalui kunjungan edukatif di Gudang Bulog Sukamaju, Palembang, Rabu.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel Ihsan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan tugas dan peran Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan nasional, mulai dari penyerapan gabah petani hingga distribusi beras kepada masyarakat.

"Kami memberikan edukasi tentang tugas Bulog, mulai dari proses menyerap gabah dari petani, diolah menjadi beras, disimpan hingga akhirnya dikonsumsi masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan Bulog juga memiliki tanggung jawab menyiapkan cadangan beras pemerintah yang digunakan untuk kebutuhan darurat, termasuk saat terjadi bencana alam.

Dalam kegiatan itu para peserta mendapat penjelasan mengenai teknik penyimpanan beras di gudang, cara penyusunan karung beras agar aman, serta langkah menjaga kualitas beras selama masa penyimpanan.

Selain itu, siswa direncanakan melihat langsung proses pengolahan beras di Rice Milling Plant (RMP) Banyuasin agar memahami rantai pasok pangan secara menyeluruh.

Program edukasi tersebut terbuka bagi sekolah maupun perguruan tinggi yang berminat dan tidak dipungut biaya.

"Pihak sekolah atau kampus cukup mengajukan surat permohonan ke Kantor Wilayah Bulog. Kegiatan ini terbuka bagi siapa saja dan tidak dibatasi jumlah peserta," jelasnya.

Program tersebut mulai dilaksanakan dan diharapkan dapat terus berlanjut dengan melibatkan gudang Bulog lainnya sebagai lokasi edukasi, kata Ihsan.

Sementara itu, salah satu siswi SMA Dharma Bakti Palembang Alianur Haliza mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena menambah wawasan mengenai pengelolaan beras.

"Ini pertama kali saya datang ke Bulog. Saya jadi tahu bagaimana beras disimpan, disusun, dan didistribusikan," katanya.

Siswa lainnya, M. Zaki Ar-Rahman, mengatakan kunjungan itu memberi pengalaman baru tentang proses pengelolaan beras sebelum sampai ke tangan konsumen.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026