Bulog Sumsel serap 5.000 ton jagung program Satgas Pangan Polri

id Jagung di Sumatera Selatan,Bulog Sumsel,Pertanian di Sumsel

Bulog Sumsel serap 5.000 ton jagung program Satgas Pangan Polri

Kepala Kantor Wilayah Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani. ANTARA/ M Imam Pramana

Palembang (ANTARA) - Perum Bulog Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) menyerap sebanyak 5.000 ton jagung dalam program Satgas Pangan Polri pada tahun 2025.

Kepala Kantor Wilayah Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani di Palembang, Selasa, mengatakan pihaknya menyerap sebanyak 5.000 ton jagung dalam program Satgas Pangan Polri pada tahun 2025 di Sumatera Selatan.

Sementara untuk tahun 2026, ia memastikan akan terus menyerap hasil produksi pertanian jagung Polri tersebut.

"Ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional dan mendukung program swasembada pangan," katanya.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Polri, Kementerian Pertanian, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi jagung dan mendukung petani. Satgas Pangan Polri berperan sebagai fasilitator dan pengawas untuk memastikan distribusi bantuan dan penyerapan hasil panen jagung berjalan lancar.

Dengan penyerapan 5.000 ton jagung oleh Bulog Sumsel, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan meningkatkan ketahanan pangan di Sumatera Selatan.

Sementara itu, pada tahun 2025, Polda Sumsel memproduksi 186.273 ton hasil pertanian, yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Program yang diinisiasi oleh Polda Sumsel dengan tujuan meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Polda Sumsel bekerja sama dengan petani, kelompok tani, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi jagung dan komoditas lainnya.

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.