Ole Gunnar Solskjaer juga sempat bertemu dengan Berrada dan Wilcox pada Sabtu. Namun, laporan yang dikutip dari ESPN menyebut bahwa pelatih asal Norwegia itu bukan kandidat terdepan dan akhirnya kalah bersaing dengan Carrick.
Manajemen Manchester United disebut lebih menyukai Carrick karena dinilai sebagai pelatih yang lebih terlibat langsung dalam sesi latihan dan pengembangan tim. Penilaian itu merujuk pada pengalamannya saat menjadi bagian dari staf kepelatihan United sebelumnya.
Selama periode Solskjaer menangani United pada 2018 hingga 2021, banyak tugas kepelatihan lapangan didelegasikan kepada Kieran McKenna dan Carrick. Kepribadian serta kualitas kepelatihan Carrick kala itu juga disebut meninggalkan kesan positif di mata sejumlah pemain senior.
Jika resmi ditunjuk, ini akan menjadi periode kedua Carrick memimpin Manchester United setelah sebelumnya menangani tim dalam tiga pertandingan usai pemecatan Solskjaer pada November 2021, sebelum klub menunjuk Ralf Rangnick sebagai manajer interim.
Manchester United dijadwalkan menghadapi Manchester City di Old Trafford pada Sabtu, sebelum bertandang ke markas pemuncak klasemen Arsenal pada 25 Januari.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MU kian dekat tunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim
