Palembang (ANTARA) - Menandai berakhirnya masa produksi Tahun 2025, Pusri menggelar kegiatan Pengantongan Akhir Tahun 2025 serta Perdana Tahun 2026 di Area Pabrik PT Pusri Palembang, Selasa (31/12).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Komisaris dan Direksi Pusri, ditandai dengan demo pengantongan pupuk secara langsung serta penandatanganan tutup produksi Tahun 2025 sebagai simbol kesiapan Pusri dalam memasuki tahun operasional 2026.
Sepanjang Tahun 2025, Pusri terus memperkuat kinerja operasional dan bisnis di tengah dinamika industri pupuk nasional dan global. Berbagai langkah strategis dilakukan, di antaranya penguatan keandalan operasional pabrik, peningkatan efisiensi proses produksi, serta keberlanjutan pembangunan Pabrik Pusri III-B sebagai bagian dari program revitalisasi fasilitas produksi untuk mendukung kinerja jangka panjang perusahaan.
Sejalan dengan misi perusahaan dalam menyediakan produk dan solusi agribisnis yang terintegrasi, Pusri tidak hanya memproduksi pupuk urea sebagai produk unggulan, tetapi juga secara konsisten emproduksi pupuk NPK serta produk inovasi lainnya untuk memenuhi kebutuhan sektor pertanian nasional. Selama Tahun 2025, seluruh pabrik Pusri mampu beroperasi secara optimal dan memenuhi target produksi yang telah ditetapkan.
Penyaluran pupuk subsidi sepanjang Tahun 2025 berjalan dengan lancar sesuai ketentuan pemerintah, sekaligus diimbangi dengan kinerja penjualan sektor komersial yang menunjukkan capaian positif. Hal ini mencerminkan komitmen Pusri dalam menjaga keseimbangan antara penugasan pemerintah dan pencapaian kinerja bisnis perusahaan.
Selain kinerja operasional, Pusri juga terus memperkuat kontribusinya kepada masyarakat dan lingkungan melalui pelaksanaan berbagai Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan. Program-program unggulan seperti pemberdayaan masyarakat, pendidikan dan beasiswa, layanan kesehatan, penguatan UMKM, Program MUSI (Millennials Usahawan Indonesia) Competition, Program SESERA, PROKLIM (Program Kampung Iklim), pembangunan rumah ramah difabel, serta berbagai inisiatif sosial lainnya terus dijalankan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Memasuki Tahun 2026, Pusri optimistis melanjutkan langkah transformasi perusahaan, memperkuat daya saing, serta menghadirkan produk-produk pupuk berkualitas dan inovatif yang ramah lingkungan guna mendukung ketahanan pangan nasional.
“Seluruh insan Pusri diharapkan terus menjaga semangat, integritas, dan kolaborasi dalam memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, sehingga Pusri dapat terus berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan dan kemakmuran negeri,” ujar Direktur Utama Pusri, Maryono.
