Logo Header Antaranews Sumsel

Kemenag Sumsel kirim 15 santri ikut MQK internasional di Sulawesi

Selasa, 30 September 2025 20:09 WIB
Image Print
Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan mengirim 15 santri terbaik untuk mengikuti kompetisi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional Tahun 2025 di Pesantren As’adiyah Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan, 1-7 Oktober 2025.  ANTARA/HO-Kanwil Kemenag Sumsel

Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan mengirim 15 santri terbaik untuk mengikuti kompetisi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional Tahun 2025 di Pesantren As’adiyah Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan, 1-7 Oktober 2025.

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Sumsel Muhammad Badrut Tamam di Palembang, Selasa, menjelaskan, 15 santri ini merupakan perwakilan dari pondok pesantren yang ada di Palembang, Banyuasin, Prabumulih, dan Muaraenim.

Mereka terpilih menjadi utusan Sumsel setelah melalui proses seleksi Computer Based Test (CBT) beberapa waktu yang lalu.

“Sebanyak tujuh santri tampil di kategori wustho dengan cabang lomba nahwu, akhlak, fiqih-ushul fiqih, dan hadist-ilmu hadist. Sedangkan delapan santri tampil di kategori ulya dengan cabang lomba nahwu, tafsir-ilmu tafsir, tarikh, dan tauhid. Pada ajang ini mereka didampingi 11 ofisial dan pembina dari Kanwil Kemenag Sumsel dan pondok pesantren,” jelasnya.

Terkait keberangkatan, Tamam menjelaskan bahwa kontingen rencananya terbang dari Palembang pada 30 September Pukul 11.20 WIB. Setelah transit di Jakarta, sorenya mereka melanjutkan penerbangan menuju Makassar.

Dari Makassar, kontingen Sumsel langsung menuju Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang dengan perjalanan darat selama lebih kurang enam jam.

“Para santri baik yang putra maupun putri menginap di Pesantren As’adiyah selama event berlangsung. Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada 2 Oktober pagi dan ditutup pada 7 Oktober,” katanya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menuturkan, MQK Internasional 2025 merupakan kesempatan berharga bagi dunia pesantren, termasuk bagi santri-santri dari Sumsel. Dia berharap, kesempatan berkompetisi di level dunia ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Ini kesempatan menimba pengalaman sebanyak mungkin. Semoga santri-santri kita dapat menampilkan performa terbaik, meraih prestasi, dan mengharumkan nama Sumatera Selatan,” harapnya.

Sekadar informasi, MQK Internasional Tahun 2025 ini merupakan perhelatan perdana MQK pada level dunia. Beberapa negara sudah mengonfirmasi ambil bagian dalam ajang ini antara lain Brunei Darussalam, Kamboja, Timor Leste, Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan Indonesia. Sedangkan Singapura dan Filipina berencana mengirim observer.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026